Key insights and market outlook
PT PLN (Persero) menyiapkan pasokan listrik sebesar 53,9 GW untuk periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026, memastikan keandalan listrik selama periode permintaan puncak. Beban puncak diperkirakan mencapai 46,8 GW, meninggalkan margin cadangan 7 GW (15%). PLN memastikan bahwa kapasitas pembangkit listrik dan pasokan energi primer mencukupi untuk memenuhi kebutuhan selama liburan.
PT PLN (Persero) telah melakukan persiapan komprehensif untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026. Perusahaan listrik milik negara ini telah menyiapkan total kapasitas pasokan listrik sebesar 53,9 giga watt (GW), jauh melebihi beban puncak yang diperkirakan mencapai 46,8 GW. Hal ini menghasilkan margin cadangan sebesar 7 GW atau 15%, yang dianggap lebih dari cukup menurut standar industri.
Suroso Isnandar, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, melaporkan bahwa seluruh infrastruktur kelistrikan telah disiapkan secara matang untuk periode Nataru. Perusahaan memastikan bahwa kapasitas pembangkit listrik dan pasokan energi primer mencukupi untuk memenuhi peningkatan permintaan selama liburan. Persiapan ini menjamin konsumen dapat menikmati periode liburan dengan pasokan listrik yang andal dan tidak terputus.
Persiapan ini melibatkan perencanaan dan koordinasi yang detail di berbagai aspek penyediaan listrik, termasuk pembangkitan, transmisi, dan distribusi. Pendekatan proaktif PLN menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan yang andal selama periode permintaan tinggi yang kritis. Margin cadangan 15% memberikan buffer terhadap lonjakan permintaan tak terduga atau masalah operasional, memastikan stabilitas sistem.
Nataru Electricity Supply Preparation
Peak Demand Management