Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN (Persero) telah menyalurkan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) kepada 112 keluarga prasejahtera di Minahasa, Sulawesi Utara. Inisiatif ini merupakan bagian dari program strategis 'Merdeka dari Kegelapan' yang bertujuan mencapai rasio elektrifikasi nasional 98,53% pada akhir 2025. Menteri Bahlil Lahadalia menekankan pentingnya akses listrik bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan sosial.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) telah berhasil melaksanakan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi 112 keluarga prasejahtera di Minahasa, Sulawesi Utara. Inisiatif ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah 'Merdeka dari Kegelapan' yang bertujuan memastikan akses listrik universal di Indonesia.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menekankan bahwa akses listrik sangat krusial bagi pembangunan komprehensif, menyatakan bahwa pada 2029-2030, semua desa dan kelurahan harus sudah berlistrik. Pemerintah memprioritaskan wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) untuk pembangunan infrastruktur.
Direktur PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen penuh perusahaan dalam mendukung program BPBL. Ia menyatakan bahwa listrik bukan hanya kebutuhan dasar tapi fondasi bagi pembangunan yang merata dan peningkatan kesejahteraan. Program ini menjembatani kesenjangan antara ketersediaan infrastruktur dan kemampuan masyarakat.
Jolly Walangitan, penerima manfaat berusia 59 tahun, mengungkapkan rasa syukurnya atas sambungan listrik baru yang diterima. Akses listrik mandiri ini meningkatkan kualitas hidup keluarga dengan tidak lagi bergantung pada tetangga. Bantuan ini memiliki implikasi signifikan bagi pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi masyarakat.
New Electricity Connections for Low-Income Families
Government Electrification Program Expansion