Key insights and market outlook
PT PLN (Persero) menambah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di sepanjang jalan tol menjadi 1.515 stasiun untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama periode liburan Natal dan Tahun Baru 2024/2025. Perluasan ini mendukung pertumbuhan 150.000 kendaraan listrik yang kini beroperasi di Indonesia, meningkat dari 65.000 unit tahun lalu. Langkah ini menunjukkan komitmen PLN dalam mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia dan mengakomodasi meningkatnya pengguna kendaraan listrik selama musim perjalanan puncak.
PT PLN (Persero), perusahaan listrik milik negara, telah memperluas infrastruktur pengisian kendaraan listrik secara signifikan dalam rangka mempersiapkan musim liburan Natal dan Tahun Baru 2024/2025. Perusahaan telah meningkatkan jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di sepanjang jalan tol menjadi 1.515 stasiun, tiga kali lipat kapasitas yang tersedia tahun lalu.
Langkah strategis ini merupakan respons terhadap pertumbuhan pesat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Jumlah kendaraan listrik di jalan telah melonjak menjadi sekitar 150.000 unit di tahun 2025, lebih dari dua kali lipat 65.000 unit yang tercatat pada tahun sebelumnya. Menurut Adi Priyanto, Direktur Retail dan Niaga PLN, perluasan infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung meningkatnya jumlah pengguna kendaraan listrik, terutama selama periode perjalanan puncak.
Keputusan untuk melipatgandakan kapasitas SPKLU di jalan tol merupakan bagian dari strategi PLN yang lebih luas untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Dengan meningkatkan infrastruktur pengisian, PLN bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan kepraktisan kepemilikan kendaraan listrik, mengatasi salah satu kekhawatiran utama calon adopter kendaraan listrik: aksesibilitas pengisian.
Inisiatif ini sejalan dengan tujuan Indonesia yang lebih luas untuk mempromosikan mobilitas hijau dan mengurangi emisi karbon. Ketika negara terus mengalami urbanisasi dan menghadapi kemacetan lalu lintas serta polusi udara, peralihan ke kendaraan listrik dipandang sebagai komponen penting dari pengembangan transportasi berkelanjutan. Pendekatan proaktif PLN dalam memperluas infrastruktur pengisian diharapkan dapat mendorong adopsi kendaraan listrik lebih lanjut di kalangan konsumen.
EV Charging Infrastructure Expansion
Sustainable Energy Investment