Key insights and market outlook
PT PLN (Persero) meraih penghargaan 'Perusahaan Terdepan dalam Mengurangi Emisi Karbon' di detikcom Awards 2025 atas perannya dalam mengurangi emisi karbon dan transisi energi. PLN telah menjual kredit karbon melalui anak usahanya Indonesia Power di Bursa Karbon Indonesia, mendukung target pemerintah untuk mencapai emisi nol bersih pada 2060. Perusahaan ini berencana menambah 52,9 GW energi terbarukan pada 2034 sebagai bagian dari komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan.
PT PLN (Persero) telah dianugerahi penghargaan 'Perusahaan Terdepan dalam Mengurangi Emisi Karbon' pada detikcom Awards 2025 yang digelar di The Westin Jakarta pada 25 November 2025. Penghargaan ini menandai kontribusi signifikan PLN dalam mengurangi emisi karbon dan mempromosikan transisi energi bersih di Indonesia. Penghargaan ini mengakui berbagai inisiatif strategis PLN yang telah memposisikan perusahaan ini di garis terdepan upaya pengurangan karbon nasional.
Upaya PLN dalam pengurangan emisi karbon telah dilakukan melalui berbagai cara. Melalui anak usahanya PT PLN Indonesia Power, perusahaan ini telah aktif menjual kredit karbon bersertifikat (SPE-GRK) di Bursa Karbon Indonesia. Inisiatif ini secara langsung mendukung target pemerintah untuk mencapai emisi nol bersih pada 2060. Aktivitas perdagangan karbon tidak hanya membantu pelestarian lingkungan tetapi juga menciptakan peluang baru untuk investasi hijau di Indonesia.
Sebagai bagian dari strategi jangka panjangnya, PLN telah menguraikan rencana ambisius dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034. Perusahaan ini berencana untuk menambah kapasitas energi terbarukan sebesar 52,9 GW, termasuk energi terbarukan baseload dan variabel, serta sistem penyimpanan energi (ESS). Ekspansi ini sangat penting untuk mempercepat transisi energi Indonesia sambil menciptakan peluang pengembangan ekonomi hijau melalui mekanisme perdagangan karbon.
PLN juga telah membuat langkah signifikan dalam perdagangan karbon internasional. Pada 20 Januari 2025, perusahaan ini berhasil berpartisipasi dalam perdagangan karbon luar negeri, menjadi perusahaan Indonesia pertama yang melakukannya. Dalam transaksi internasional perdana ini, PLN menjual 1,78 juta ton CO2e sertifikat pengurangan emisi kepada pembeli luar negeri. Transaksi ini dilakukan setelah memperoleh otorisasi pemerintah yang diperlukan untuk mencegah penghitungan ganda unit karbon.
Kolaborasi internasional PLN juga mencakup kemitraan dengan Global Growth Institute (GGGI) yang mewakili Norwegia melalui Mutual Expression of Intent Generation-Based Incentive Programme yang ditandatangani selama COP30 pada 13 November 2025. Kolaborasi ini diharapkan dapat memfasilitasi transaksi karbon terbesar di Indonesia dengan potensi pengurangan emisi hingga 12 juta ton CO2e.
Pencapaian PLN dalam pengurangan emisi karbon dan perannya sebagai pionir dalam perdagangan karbon internasional memposisikan perusahaan ini sebagai pemimpin dalam transisi energi Indonesia. Komitmen PLN untuk menjaga standar karbon integritas tinggi dan memperkuat kolaborasi global diharapkan dapat mendorong pertumbuhan lebih lanjut di sektor energi hijau Indonesia. Ketika negara terus berupaya mencapai target emisi nol bersih pada 2060, inisiatif PLN kemungkinan akan memainkan peran penting dalam membentuk lanskap energi nasional.
detikcom Awards 2025
International Carbon Trading Participation
Renewable Energy Capacity Expansion