Key insights and market outlook
PT PLN (Persero) meluncurkan program 'Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan', memberikan sambungan listrik gratis kepada lebih dari 8.000 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia. Inisiatif ini, yang didanai oleh sumbangan sukarela dari pegawai PLN, bertujuan meningkatkan taraf hidup dan mendukung pembangunan ekonomi di komunitas pedesaan. Di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, 31 keluarga telah merasakan manfaat program ini, memungkinkan anak-anak untuk belajar di malam hari dan rumah tangga untuk memperpanjang aktivitas sehari-hari.
PT PLN (Persero), perusahaan listrik milik negara, telah meluncurkan inisiatif ambisius bertajuk 'Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan'. Program ini bertujuan memberikan sambungan listrik gratis kepada lebih dari 8.000 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia, menandai langkah signifikan menuju akses listrik yang merata di seluruh negeri.
Di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, program ini telah memberikan dampak nyata pada kehidupan penduduk lokal. Sebanyak 31 keluarga di desa Aek Horsik telah menerima sambungan listrik melalui inisiatif ini. Bagi keluarga-keluarga ini, kehadiran listrik telah membawa perubahan transformatif. Sebelumnya, mereka mengandalkan lampu minyak untuk penerangan; kini mereka dapat menikmati manfaat lampu listrik, memungkinkan anak-anak untuk belajar di malam hari dan rumah tangga untuk memperpanjang aktivitas sehari-hari.
Marluga Marbun, salah satu penerima manfaat di Aek Horsik, berbagi pengalamannya dengan tulus. 'Selama bertahun-tahun, rumah kami gelap gulita di malam hari; kami hanya menggunakan lampu minyak. Sulit melakukan apa pun di rumah setelah matahari terbenam,' kenang Marluga. Sekarang, dengan adanya listrik, anak-anaknya dapat belajar di malam hari, dan keluarga dapat lebih produktif. 'Terima kasih, PLN,' ungkap Marluga dengan rasa syukur.
Program 'Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan' sepenuhnya didanai oleh sumbangan sukarela dari pegawai PLN di seluruh Indonesia. Edwin Nugraha Putra, Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, menjelaskan bahwa inisiatif ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial dan pembangunan komunitas. 'Kami melihat saudara-saudara kami yang masih hidup tanpa listrik, dan kami ingin membantu,' kata Edwin. Program ini tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga bertujuan untuk merangsang ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Pemerintah lokal dan pemimpin komunitas telah menyambut baik inisiatif ini, mengakui potensinya untuk mendorong perubahan positif. Masinton Pasaribu, Bupati Tapteng, memuji upaya PLN, menyatakan, 'Kehadiran listrik bukan hanya tentang menerangi rumah-rumah; ini tentang menerangi masa depan.' Ahmad Syauki, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumut, menyoroti sifat kolaboratif program ini, mengucapkan terima kasih kepada berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat, atas dukungan mereka dalam mensukseskan inisiatif ini.
Program 'Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan' adalah bagian dari komitmen PLN yang lebih luas untuk mencapai keadilan energi dan mendukung tujuan pembangunan nasional. Dengan membawa listrik ke komunitas terpencil, PLN tidak hanya meningkatkan standar hidup tetapi juga mendorong peluang ekonomi dan inklusi sosial. Semakin berkembangnya program ini, diharapkan akan memberikan dampak jangka panjang pada kehidupan ribuan orang Indonesia, mewujudkan semangat tanggung jawab sosial perusahaan dan pemberdayaan komunitas.
PLN's Free Electricity Program Launch
Community Development Initiative