Key insights and market outlook
PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG) resmi menghentikan lini bisnis polyester karena mengalami kerugian beruntun selama beberapa tahun. Keputusan ini diambil karena segmen tersebut tidak lagi memberikan kontribusi positif bagi kinerja keuangan dan strategi jangka panjang perusahaan. Kerugian terutama disebabkan oleh kelebihan pasokan global, kebijakan impor, dan persaingan ketat dengan produk impor, yang menyebabkan biaya produksi tinggi dan utilisasi pabrik rendah.
PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG) telah mengambil keputusan strategis untuk menghentikan lini bisnis polyester setelah mengalami kerugian keuangan selama beberapa tahun berturut-turut. Manajemen perusahaan menentukan bahwa melanjutkan segmen ini tidak lagi layak karena dampak negatifnya terhadap kinerja keuangan secara keseluruhan.
Kerugian divisi polyester terutama disebabkan oleh beberapa faktor kunci:
Djali Halim, Wakil Presiden Direktur ADMG, menjelaskan bahwa tantangan-tantangan ini secara kolektif membuat lini bisnis polyester tidak berkelanjutan. Keputusan ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk fokus pada segmen bisnis yang lebih menguntungkan dan berkelanjutan.
Dengan menghentikan lini bisnis polyester, ADMG bertujuan meningkatkan kesehatan keuangan secara keseluruhan dan merampingkan operasi. Langkah ini diharapkan membantu perusahaan mengalokasikan sumber daya dengan lebih efektif ke area yang menguntungkan, sehingga berpotensi memperkuat posisi pasar dalam jangka panjang.
Discontinuation of Polyester Business Line
Business Restructuring Decision