Key insights and market outlook
Ketua dan CEO Pop Mart International Group, Wang Ning, mengalami penurunan kekayaan sebesar $1,13 miliar dalam empat bulan akibat penurunan 40% saham perusahaan yang terdaftar di Hong Kong. Harga sahamnya turun ke kisaran HKD200 (sekitar Rp430.000) per lembar. Kekayaan bersih Wang turun 41% menjadi $16,2 miliar sejak Agustus lalu, berdasarkan data Forbes. Penurunan signifikan ini disebabkan oleh anjloknya harga saham Pop Mart.
Wang Ning, Ketua dan CEO Pop Mart International Group, mengalami penurunan kekayaan yang signifikan setelah harga saham perusahaan anjlok tajam. Dalam empat bulan, kekayaan Wang turun sebesar $1,13 miliar akibat penurunan 40% saham Pop Mart yang terdaftar di Hong Kong. Saat ini, saham perusahaan diperdagangkan pada level HKD200, setara dengan sekitar Rp430.000 per lembar.
Menurut Forbes, kekayaan bersih Wang Ning saat ini mencapai $16,2 miliar, yang merupakan penurunan 41% dari Agustus lalu. Penurunan signifikan ini membuat posisi Wang melemah di antara para taipan global. Pada suatu titik selama periode ini, Wang bahkan lebih kaya daripada Jack Ma, pendiri Alibaba, menunjukkan perubahan cepat dalam kekayaan mereka.
Pop Mart dikenal karena mainan Labubu yang populer dan model penjualan mystery box inovatif yang telah mendapat pengakuan global. Nilai pasar perusahaan telah terpengaruh signifikan oleh runtuhnya harga saham. Sebagai pemegang saham terbesar, kekayaan Wang Ning terkait langsung dengan kinerja saham perusahaan.
Penurunan Saham Pop Mart
Kehilangan Kekayaan Wang Ning