PP Presisi Secures Rp 1.2 Trillion in New Contracts Near End of 2025
Back
Back
7
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 29
Sources1 verified

PP Presisi Raih Kontrak Baru Rp 1,2 Triliun Jelang Akhir 2025

Tim Editorial AnalisaHub·29 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

PT PP Presisi Tbk (PPRE) meraih tiga kontrak baru senilai Rp 1,2 triliun menjelang akhir 2025, meliputi proyek pertambangan dan konstruksi. Kontrak tersebut mencakup proyek jasa pertambangan senilai Rp 602 miliar di Halmahera, pembangunan jalan nasional senilai Rp 252 miliar di Aceh, dan pembangkit pengolahan batubara senilai Rp 335 miliar di Kalimantan Timur. Proyek-proyek baru ini menunjukkan kepercayaan berkelanjutan terhadap kemampuan PPRE dan berkontribusi positif pada kinerja akhir tahun perusahaan.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

PP Presisi Raih Kontrak Baru Signifikan Jelang Akhir 2025

Kontrak Strategis di Berbagai Sektor

PT PP Presisi Tbk (PPRE), perusahaan konstruksi dan infrastruktur terkemuka, telah mengumumkan perolehan tiga kontrak baru signifikan senilai total Rp 1,2 triliun menjelang akhir tahun 2025. Proyek-proyek baru ini mencakup sektor pertambangan dan konstruksi, menunjukkan kapabilitas diversifikasi perusahaan dan kepercayaan pasar yang terus berlanjut.

Detail Proyek dan Signifikansi Sektor

  1. Kontrak Jasa Pertambangan: Rp 602 miliar Kontrak terbesar adalah proyek jasa pertambangan di Halmahera senilai Rp 602 miliar. Ini merupakan pekerjaan tambah atas proyek eksisting, menunjukkan hubungan kuat dan kepercayaan terhadap kapabilitas operasional PPRE. Keahlian PPRE dalam jasa pertambangan tetap menjadi penggerak pendapatan signifikan.

  2. Konstruksi Jalan Nasional: Rp 252 miliar Kontrak kedua adalah pembangunan jalan nasional (Jantho – Keumala Seksi 3) di Aceh senilai Rp 252 miliar. Proyek infrastruktur ini berkontribusi pada konektivitas dan pembangunan regional, sesuai dengan peran perusahaan dalam mendukung inisiatif infrastruktur nasional.

  3. Pembangkit Pengolahan Batubara: Rp 335 miliar Kontrak ketiga senilai Rp 335 miliar adalah untuk pembangunan coal processing plant dan sistem konveyor di Kalimantan Timur. Proyek ini akan dilaksanakan melalui anak usaha PPRE, memanfaatkan kapabilitas komprehensif perusahaan dalam konstruksi dan infrastruktur terkait pertambangan.

Dampak Bisnis dan Implikasi Strategis

Kontrak-kontrak baru ini tidak hanya meningkatkan pendapatan akhir tahun PPRE tetapi juga memperkuat posisi pasar perusahaan di sektor konstruksi dan jasa pertambangan. Perolehan proyek yang berhasil mencerminkan kapabilitas eksekusi kuat dan kepercayaan klien. Nilai total kontrak Rp 1,2 triliun memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja tahunan PPRE dan menetapkan nada positif untuk prospek bisnis di masa depan.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified
Related Stocks
PPRE

Topics Covered

Infrastructure ProjectsMining ServicesConstruction Contracts

Key Events

1

New Contract Acquisition

2

Mining Project Expansion

3

Infrastructure Development

Timeline from 1 verified sources