Key insights and market outlook
Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan Kementerian Ekonomi Kreatif dan Danantara untuk mengembangkan model bisnis bioskop baru guna menarik investor lokal dan meningkatkan jumlah bioskop di daerah. Saat ini, bioskop masih langka di luar kota besar. Model yang diusulkan bertujuan menciptakan skema bisnis yang berkelanjutan yang mencegah bioskop tutup setelah 1-2 tahun beroperasi.
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya model bisnis bioskop baru untuk meningkatkan jumlah layar bioskop yang masih terbatas di berbagai wilayah Indonesia. Inisiatif yang dipimpin oleh Kementerian Ekonomi Kreatif dan Danantara ini bertujuan menarik investor lokal untuk mengembangkan bioskop di kabupaten dan kota di luar pusat urban besar.
Lanskap bioskop saat ini di Indonesia ditandai dengan konsentrasi signifikan di kota-kota besar, meninggalkan daerah regional kurang terlayani. Arahan Prabowo berfokus pada penciptaan model investasi yang menarik bagi pelaku usaha lokal untuk mengisi kesenjangan ini. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menjelaskan bahwa skema bisnis yang diusulkan masih dalam tahap pengembangan, dengan fokus pada penciptaan model operasional yang berkelanjutan yang mencegah bioskop tutup lebih awal.
Kementerian saat ini berdiskusi dengan Danantara untuk memfinalisasi mekanisme bisnis. Kolaborasi ini melibatkan penilaian berbagai faktor untuk memastikan viabilitas jangka panjang bioskop di daerah. Inisiatif ini mewakili upaya signifikan untuk memperluas infrastruktur hiburan Indonesia dan mempromosikan pembangunan budaya di seluruh nusantara.
New Cinema Business Model Proposal
Regional Cinema Development Initiative