Key insights and market outlook
Presiden Prabowo Subianto telah mengarahkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memaksimalkan kemampuan riset di bidang energi hijau dan teknologi satelit. Arahan ini diberikan saat pertemuan dengan pimpinan BRIN, menekankan pemanfaatan 8.000 peneliti Indonesia untuk mendukung program prioritas nasional. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan inovasi di sektor kritis, sejalan dengan tujuan pembangunan Indonesia.
Dalam langkah signifikan untuk memajukan inisiatif teknologi dan lingkungan Indonesia, Presiden Prabowo Subianto telah mengeluarkan arahan kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam pertemuan dengan pimpinan BRIN, termasuk Kepala Arif Satria dan Wakil Kepala Amarulla Octavian, Prabowo menekankan perlunya memanfaatkan kemampuan riset negara secara maksimal.
Arahan Presiden fokus pada dua bidang utama: riset energi hijau dan pengembangan satelit. Dengan sekitar 8.000 peneliti di bawah BRIN, Prabowo menekankan pentingnya memanfaatkan talenta ini untuk mendorong inovasi di bidang kritis ini. Tujuannya adalah mendukung berbagai program prioritas nasional, mulai dari kemajuan teknologi hingga solusi energi berkelanjutan.
Inisiatif ini diharapkan memiliki dampak luas bagi arah pembangunan Indonesia. Dengan meningkatkan riset di bidang energi hijau, Indonesia dapat mempercepat transisi ke sumber energi berkelanjutan, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, dan mengurangi dampak lingkungan. Sementara itu, kemajuan teknologi satelit akan memperkuat kemampuan negara dalam telekomunikasi, navigasi, dan penginderaan jauh, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan keamanan nasional.
Arahan Prabowo kepada BRIN menggarisbawahi komitmen untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi pembangunan nasional. Ketika Indonesia melangkah maju dengan inisiatif ini, implementasi yang berhasil dari arahan ini dapat memposisikan negara sebagai pemimpin dalam inovasi regional, khususnya di bidang energi hijau dan teknologi antariksa.
Presidential Directive on Research Focus
BRIN Research Prioritization