Key insights and market outlook
Presiden Indonesia Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyoroti bahwa beberapa kementerian dan lembaga pemerintah bergerak lamban dalam merealisasikan anggaran, sehingga masih terdapat anggaran yang tersisa cukup besar menjelang akhir tahun 2025. Prabowo mendesak kementerian-kementerian tersebut untuk mempercepat pembelanjaan guna mengoptimalkan anggaran yang tersisa.
Presiden Indonesia Prabowo Subianto telah menerima laporan tentang lambatnya realisasi anggaran oleh beberapa kementerian dan lembaga pemerintah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan bahwa masih terdapat anggaran yang cukup besar menjelang akhir tahun 2025. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Prabowo mengungkapkan kekhawatirannya terhadap pergerakan beberapa kementerian yang lamban.
Prabowo mencatat bahwa laporan Menteri Keuangan menunjukkan adanya anggaran yang belum terealisasi dalam jumlah besar di berbagai institusi pemerintah. Ia menekankan bahwa beberapa kementerian dan lembaga tidak bergerak cukup cepat dalam merealisasikan anggaran yang telah dialokasikan. Presiden mendesak entitas-entitas ini untuk mempercepat pembelanjaan guna mengoptimalkan anggaran yang tersisa sebelum akhir tahun.
Lambatnya realisasi anggaran oleh beberapa kementerian dan lembaga pemerintah telah menyebabkan jumlah anggaran yang belum terealisasi menjadi signifikan. Situasi ini menyoroti perlunya manajemen anggaran yang lebih baik dan implementasi program pemerintah yang lebih efisien. Kemampuan pemerintah untuk menggunakan anggaran secara efektif sangat penting untuk mencapai tujuan dan target pembangunan.
Government Budget Realization Report
Cabinet Meeting on Budget Implementation