Key insights and market outlook
PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) tetap memiliki fundamental yang kuat meskipun sahamnya mengalami penurunan, dengan transaksi afiliasi memperkuat struktur keuangan. Analis BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, menyoroti konversi piutang senilai Rp 2,35 miliar menjadi saham di PT Fortuna Medika Jakarta (FMJ), meningkatkan kepemilikan PRAY menjadi 99,99%. Langkah ini dinilai mendukung pertumbuhan jangka panjang dan stabilitas keuangan.
PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) telah menunjukkan ketahanan dalam kinerja fundamentalnya meskipun mengalami penurunan harga saham baru-baru ini. Menurut analis BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, beberapa transaksi afiliasi yang dilakukan perusahaan ini dipandang positif karena memperkuat struktur keuangan dan mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Satu transaksi penting yang disoroti oleh Armand adalah konversi piutang senilai Rp 2,35 miliar yang dimiliki PT Fortuna Medika Jakarta (FMJ) menjadi saham. Langkah strategis ini telah meningkatkan kepemilikan PRAY di FMJ menjadi 99,99%. Transaksi ini dipandang sebagai perkembangan positif karena tidak hanya memperkuat posisi keuangan PRAY tetapi juga mengkonsolidasikan kontrol atas FMJ.
Abida Massi Armand dari BRI Danareksa Sekuritas menekankan bahwa transaksi afiliasi seperti ini konstruktif bagi kesehatan keuangan PRAY dan prospek jangka panjangnya. Peningkatan kepemilikan di FMJ diharapkan memberikan PRAY kontrol lebih besar atas anak perusahaannya, yang berpotensi menghasilkan manajemen yang lebih efektif dan pengambilan keputusan strategis.
Meski harga saham PRAY mengalami penurunan baru-baru ini, kekuatan fundamental perusahaan tetap terjaga. Dampak positif dari transaksi afiliasi terhadap struktur keuangan PRAY menunjukkan bahwa prospek jangka panjang perusahaan tetap menguntungkan. Investor disarankan untuk mempertimbangkan fundamental yang kuat dan potensi pertumbuhan PRAY saat membuat keputusan investasi.
Receivables Conversion to Shares
Increased Ownership in FMJ