Key insights and market outlook
Harga logam mulia mengalami penurunan signifikan pada hari Senin seiring investor melakukan aksi ambil untung setelah mencapai rekor tinggi beberapa pekan terakhir. Harga emas spot turun 4,5% menjadi US$4.330,79 per ounce, sementara platinum anjlok 14,5% ke US$2.096,53 dan perak jatuh 9,5% menjadi US$71,66. Koreksi tajam ini mengikuti reli kuat sebelumnya, dengan emas mencapai rekor tertinggi US$4.549,71 per ounce pada Jumat lalu.
Harga logam mulia mengalami penurunan substansial pada hari Senin seiring investor melakukan aksi ambil untung setelah reli kuat yang mendorong harga ke level rekor beberapa pekan terakhir. Koreksi ini terutama terlihat pada platinum dan perak yang sempat mencapai level tertinggi sebelumnya.
Harga emas spot turun 4,5% menjadi US$4.330,79 per ounce pada pukul 13:51 waktu New York, menarik diri dari rekor tertinggi US$4.549,71 per ounce yang dicapai pada Jumat sebelumnya. Kontrak berjangka Februari untuk emas AS juga ditutup melemah 4,6% di US$4.343,60. Penurunan tajam ini merupakan salah satu penurunan terbesar dalam sejarah baru-baru ini, mencerminkan besarnya reli sebelumnya.
Koreksi lebih parah terjadi pada logam mulia lainnya. Harga platinum anjlok 14,5% menjadi US$2.096,53 per ounce, turun dari rekor sesi sebelumnya US$2.478,50. Demikian pula, harga perak jatuh 9,5% menjadi US$71,66 per ounce setelah sempat mencapai rekor US$83,62 di awal perdagangan. Pergerakan ini menunjukkan sifat luasnya aksi ambil untung di berbagai logam mulia.
Koreksi harga baru-baru ini mencerminkan investor yang mengamankan keuntungan setelah periode kenaikan harga yang berkelanjutan. Meskipun pemicu langsungnya adalah rekor tertinggi sebelumnya, pelaku pasar kini menilai kembali posisinya di tengah potensi perubahan kondisi pasar. Pergerakan harga yang signifikan ini menyoroti sensitivitas pasar logam mulia terhadap perubahan sentimen investor dan pentingnya memantau faktor teknis dan fundamental.
Precious Metals Price Correction
Profit-Taking After Record Highs