Prudential Indonesia Sees Shift in Customer Demand Towards Traditional Insurance Products
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Prudential Indonesia Melihat Pergeseran Permintaan Nasabah ke Produk Asuransi Tradisional

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Prudential Indonesia melaporkan bahwa hingga Kuartal III 2025, 98% dari pendapatan preminya berasal dari asuransi individu, sebesar Rp14,9 triliun dari total Rp15,2 triliun. Perusahaan mencatat adanya pergeseran permintaan nasabah ke produk tradisional karena kesederhanaan dan keterjangkauan harga. Sementara itu, asuransi kumpulan tumbuh 116% menjadi Rp317 miliar, didorong meningkatnya permintaan perusahaan untuk proteksi kesehatan karyawan.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Prudential Indonesia Melihat Pergeseran Preferensi Nasabah ke Produk Asuransi Tradisional

Pendapatan Premi Didominasi Asuransi Individu

Prudential Indonesia melaporkan bahwa asuransi individu masih mendominasi pendapatan preminya, menyumbang 98% dari total premi dalam sembilan bulan pertama tahun 2025. Perusahaan mencatat total pendapatan premi sebesar Rp15,2 triliun, dengan Rp14,9 triliun di antaranya berasal dari asuransi individu. Menurut Vikas Sinha, Vice President Director Prudential Indonesia, telah terjadi pergeseran permintaan nasabah ke produk asuransi tradisional.

Faktor Pendorong Pergeseran

Pergeseran ke produk tradisional disebabkan oleh kesederhanaan dan keterjangkauan harganya. Vikas menjelaskan bahwa nasabah, terutama yang baru menggunakan asuransi, lebih memilih produk yang mudah dipahami. Prudential meyakini bahwa inovasi produk dengan desain sederhana dan premi terjangkau sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan kepuasan nasabah.

Kinerja Asuransi Kumpulan

Meski fokus pada asuransi individu, segmen asuransi kumpulan Prudential Indonesia menunjukkan kinerja baik dengan pertumbuhan premi sebesar 116% menjadi Rp317 miliar dalam sembilan bulan pertama 2025. Vikas mencatat bahwa perusahaan semakin menyadari pentingnya asuransi kesehatan sebagai bagian dari benefit karyawan, dengan beberapa bahkan memperluas cakupan ke keluarga karyawan.

Prospek Industri

Pengamat asuransi Dedy Kristianto memprediksi prospek positif untuk asuransi kumpulan dalam 2-3 tahun ke depan. Ia mengidentifikasi beberapa faktor pendukung: meningkatnya kesadaran perusahaan akan benefit karyawan, kewajiban regulasi, pergeseran pola penyakit, dan kemajuan transformasi digital. Namun, ia juga mewaspadai tantangan seperti tekanan biaya dari klien dan dinamika ketenagakerjaan.

Implikasi Strategis

Untuk menghadapi tantangan ini, perusahaan asuransi perlu fokus pada inovasi produk, integrasi digital, dan manajemen risiko yang kuat. Dengan menangani area-area ini, perusahaan asuransi dapat mempertahankan daya saing dan memanfaatkan peluang pertumbuhan di segmen asuransi individu dan kumpulan.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
13 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Insurance Industry TrendsCustomer Demand ShiftGroup Insurance Growth

Key Events

1

Premium Income Growth

2

Shift to Traditional Insurance Products

3

Group Insurance Expansion

Timeline from 1 verified sources