Key insights and market outlook
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berencana melanjutkan proyek gasifikasi batubara pada 2026 untuk memproduksi Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti LPG. Proyek ini mendukung kebijakan pemerintah tentang hilirisasi untuk meningkatkan nilai produk batubara dan memperkuat keamanan energi. Ini merupakan lanjutan dari proyek yang sempat terhenti karena keluarnya mitra strategis Air Products & Chemical.
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berencana menghidupkan kembali proyek gasifikasi batubara pada 2026 dengan fokus memproduksi Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti LPG. Proyek ini sejalan dengan kebijakan pemerintah tentang hilirisasi yang bertujuan meningkatkan nilai produk batubara dan memperkuat ketahanan energi nasional. Proyek DME ini merupakan salah satu dari enam inisiatif hilirisasi yang dijadwalkan untuk groundbreaking pada awal Februari 2026.
PTBA sebelumnya telah memulai proyek DME namun terpaksa dihentikan karena keluarnya mitra strategis Air Products & Chemical dari Amerika Serikat. Meskipun mengalami kendala tersebut, PTBA tetap berkomitmen mendukung agenda hilirisasi nasional. Menurut Eko Prayitno, Plh. Corporate Secretary Division Head PTBA, perusahaan ini dedikasikan untuk melanjutkan proyek ini guna meningkatkan nilai tambah batubara dan memperkuat ketahanan energi.
Proyek DME sangat penting bagi Indonesia karena bertujuan mengurangi ketergantungan pada impor LPG dengan memanfaatkan sumber daya batubara domestik. Dengan mengonversi batubara menjadi DME, PTBA berkontribusi pada upaya pemerintah untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam sekaligus meningkatkan ketahanan energi. Inisiatif ini juga diharapkan dapat menciptakan nilai ekonomi tambahan dan membuka peluang kerja baru di sektor energi.
DME Project Resumption
Coal Gasification Initiative