Key insights and market outlook
Pernyataan investor miliarder Ray Dalio bahwa Bitcoin rentan terhadap peretasan komputasi kuantum memicu penjualan besar-besaran senilai $1,3 miliar. Hal ini menyebabkan harga Bitcoin turun 11,72% dalam seminggu, jatuh ke $85.970,36. Penjualan besar-besaran ini menunjukkan sensitivitas pasar mata uang kripto terhadap pernyataan investor berpengaruh dan risiko teknologi yang muncul.
Investor miliarder Ray Dalio baru-baru ini memicu turbulensi di pasar mata uang kripto dengan pernyataannya tentang kerentanan Bitcoin terhadap komputasi kuantum. Dalam sebuah wawancara, Dalio mengungkapkan kekhawatirannya bahwa keamanan Bitcoin dapat terganggu oleh kemajuan teknologi komputasi kuantum. Peringatan ini memicu penjualan panik di kalangan investor, yang mengakibatkan aksi jual besar-besaran senilai $1,3 miliar.
Reaksi pasar langsung terlihat signifikan, dengan harga Bitcoin mengalami penurunan drastis. Menurut data CoinMarketCap, harga Bitcoin turun menjadi $85.970,36, yang merupakan penurunan 11,72% dalam seminggu terakhir. Pergerakan harga ini berlanjut dari level $87.000 pada hari Kamis, menunjukkan tekanan turun yang konsisten.
Insiden ini menyoroti tingginya sensitivitas pasar mata uang kripto terhadap pernyataan dari figur berpengaruh. Reaksi pasar menunjukkan betapa cepatnya investor besar dapat bereaksi terhadap risiko yang dirasakan, terutama yang terkait dengan kerentanan teknologi. Aksi jual $1,3 miliar ini menggarisbawahi dampak signifikan dari peringatan Dalio terhadap dinamika pasar.
Insiden ini menimbulkan pertanyaan penting tentang keamanan sistem mata uang kripto di masa depan. Meskipun komputasi kuantum masih merupakan teknologi yang muncul, pasar sudah memperhitungkan potensi risikonya. Situasi ini menyoroti perlunya platform mata uang kripto untuk mengembangkan langkah-langkah keamanan yang tahan kuantum untuk menjaga kepercayaan investor dan stabilitas pasar.
Bitcoin Price Drop
Massive Investor Selloff
Cryptocurrency Market Volatility