Key insights and market outlook
Bank Pembangunan Daerah (BPD) mempercepat transformasi digital mereka melalui peningkatan langkah-langkah keamanan siber dan inovasi teknologi. Forum "BPD GO DIGITAL" menekankan perlunya protokol keamanan yang kuat dan integrasi AI untuk mendukung ekonomi digital yang berkembang di Indonesia. Dengan target Indonesia menjadi lima besar ekonomi dunia pada tahun 2045, BPD harus memperkuat infrastruktur keamanan siber mereka untuk mengurangi risiko digital yang meningkat.
Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia sedang mempercepat upaya transformasi digital mereka melalui peningkatan teknologi yang komprehensif dan langkah-langkah keamanan siber yang kuat. Forum "BPD GO DIGITAL: Compliance & Innovation" yang diadakan di Bandung, mempertemukan para pemangku kepentingan industri untuk mengatasi kebutuhan kritis akan infrastruktur digital yang aman. Acara ini diselenggarakan oleh PT Mitra Mandiri Informatika (MMI) bersama Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) dan didukung oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Slamet Aji Pamungkas, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN, menekankan bahwa keberhasilan ekonomi digital Indonesia sangat bergantung pada kesiapan keamanan siber sektor perbankan. Beliau menyoroti bahwa meskipun potensi pertumbuhan ekonomi digital sangat besar, risiko yang terkait juga signifikan. Oleh karena itu, mitigasi dan manajemen risiko proaktif harus menjadi bagian integral dari strategi transformasi digital sejak awal.
Transformasi digital BPD sangat penting bagi ambisi ekonomi Indonesia yang lebih luas, terutama target menjadi salah satu dari lima ekonomi terbesar dunia pada tahun 2045. Ketika bank-bank daerah meningkatkan kemampuan digital mereka, mereka harus menyeimbangkan inovasi dengan langkah-langkah keamanan yang kuat untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan membangun kepercayaan pelanggan.
BPD Digital Transformation Initiative
Cybersecurity Enhancement in Banking