Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia memiliki kuota KUR sebesar Rp 40 triliun yang tersisa untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) per Desember 2025. Per 26 November 2025, penyaluran KUR telah mencapai 86% dari target tahunan, yaitu sebesar Rp 246,48 triliun dari total Rp 286,61 triliun. Menteri Maman Abdurrahman mengonfirmasi kemajuan ini dalam konferensi pers, menyoroti dukungan berkelanjutan bagi UMKM melalui program kredit yang didukung pemerintah.
Sisa Kuota KUR dan Inisiatif Mendukung UMKM
Pemerintah Indonesia telah mencapai kemajuan signifikan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Per tanggal 26 November 2025, total penyaluran KUR telah mencapai 86% dari target tahunan, yaitu sebesar Rp 246,48 triliun dari total alokasi Rp 286,61 triliun untuk tahun penuh 2025. Hal ini menyisakan kuota sekitar Rp 40 triliun yang tersedia bagi UMKM pada Desember 2025.
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menekankan komitmen berkelanjutan pemerintah dalam mendukung UMKM melalui berbagai fasilitas kredit. Dalam konferensi pers di Jakarta pada 27 November 2025, Maman menekankan bahwa tingkat penyaluran yang tinggi menunjukkan efektivitas program pemerintah yang bertujuan meningkatkan pertumbuhan UMKM dan pembangunan ekonomi.
Bagi UMKM yang ingin memanfaatkan sisa kuota KUR, Bank BRI tetap menjadi saluran utama untuk mengakses pinjaman yang didukung pemerintah ini. Bank ini terus memfasilitasi aplikasi KUR dengan ketentuan yang kompetitif dan menyediakan tabel cicilan rinci bagi peminjam. Calon peminjam didorong untuk memeriksa informasi terbaru tentang penawaran KUR BRI dan jadwal cicilan untuk Desember 2025.
KUR Disbursement Progress Update
MSME Credit Facility Expansion
Government Economic Support Programs