Key insights and market outlook
PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) mengumumkan transformasi bisnis signifikan dengan mengubah fokus dari perusahaan properti menjadi perusahaan investasi (holding company). Perusahaan ini melakukan diversifikasi ke sektor baru baik secara organik maupun anorganik. Sebagai langkah awal, Royalindo telah mendirikan PT Ratu Gula Asia, sebuah perusahaan produksi gula merah, dengan mitra strategis di Kediri, Jawa Timur. Anak perusahaan baru ini telah menyelesaikan pembelian pabrik gula dengan kapasitas produksi 2.000-3.000 ton per bulan.
PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) telah mengumumkan pergeseran strategis signifikan dalam operasional bisnisnya, bertransisi dari perusahaan properti menjadi perusahaan investasi induk. Transformasi ini menandai perubahan besar dalam arah bisnis perusahaan, memungkinkan diversifikasi ke berbagai sektor baru.
Manajemen perusahaan, yang dipimpin oleh CEO Leslie Soemedi, telah menguraikan rencana untuk memperluas ke area bisnis baru melalui strategi pertumbuhan organik dan anorganik. Pendekatan ini memungkinkan Royalindo untuk memanfaatkan kemampuan internal dan peluang eksternal untuk mendorong pertumbuhan di masa depan.
Sebagai langkah besar pertama di bawah strategi bisnis baru ini, Royalindo telah mendirikan PT Ratu Gula Asia (RGA), sebuah perusahaan yang berfokus pada produksi gula merah. Anak perusahaan baru ini berlokasi strategis di Kediri, Jawa Timur, sebuah wilayah yang dikenal dengan kemampuan produksi pertaniannya. Menurut pernyataan perusahaan, RGA telah menyelesaikan akuisisi fasilitas produksi gula dengan kapasitas produksi bulanan yang mengesankan sebesar 2.000-3.000 ton.
Transformasi bisnis ini memposisikan Royalindo Investa Wijaya untuk potensi pertumbuhan di sektor pertanian, khususnya dalam produksi gula. Masuknya perusahaan ke industri ini melalui PT Ratu Gula Asia mewakili diversifikasi signifikan dari fokus sebelumnya pada pengembangan properti. Kemitraan strategis di balik usaha baru ini menunjukkan pendekatan yang terencana dengan baik dalam memasuki pasar produksi gula.
Business Diversification Announcement
New Subsidiary Establishment
Strategic Investment in Sugar Production