Rupiah Remains Stable Amid Global Uncertainty, Says World Bank
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources3 verified

Bank Dunia Sebut Rupiah Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank Dunia menilai rupiah tetap menjadi salah satu mata uang paling stabil di antara negara berkembang meskipun terjadi tekanan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global. Stabilitas rupiah didukung oleh intervensi Bank Indonesia yang tepat waktu dan fundamental makroekonomi yang kuat. Rupiah ditutup pada level Rp16.699 per USD, menguat 0,10% pada 24 November 2025.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank Dunia Memuji Stabilitas Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

Mata Uang Emerging Market Tetap Kuat

Bank Dunia telah menyoroti bahwa rupiah Indonesia tetap menjadi salah satu mata uang paling stabil di antara negara berkembang meskipun terjadi ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global 1

. David Knight, Lead Country Economist untuk Indonesia dan Timor Leste di Bank Dunia, mengaitkan stabilitas ini dengan kebijakan moneter responsif Bank Indonesia dan fundamental makroekonomi Indonesia yang kuat.

Faktor Pendukung Stabilitas Rupiah

Beberapa faktor berkontribusi pada stabilitas rupiah:

  1. Intervensi tepat waktu oleh Bank Indonesia di pasar valuta asing
  2. Fundamental makroekonomi yang kuat termasuk neraca transaksi berjalan yang positif
  3. Meningkatnya kepercayaan investor karena kebijakan ekonomi yang stabil

Performa Pasar pada 24 November 2025

Pada 24 November 2025, rupiah ditutup pada level Rp16.699 per USD, menunjukkan apresiasi sebesar 0,10% 2

. Pergerakan ini didukung oleh sentimen pasar positif setelah perkembangan konflik geopolitik global dan rilis data ekonomi Indonesia. Neraca transaksi berjalan mencatat surplus US$4,0 miliar pada Q3 2025, menandai surplus pertama dalam 10 kuartal 2.

Perbandingan Performa

Performa rupiah relatif lebih kuat dibandingkan mata uang Asia lainnya:

  • Baht Thailand terdepresiasi 0,26%
  • Yuan China melemah 0,02%
  • Peso Filipina turun 0,07%
  • Won Korea Selatan menurun 0,29%

Outlook Pasar

Analis mata uang Ibrahim Assuaibi mencatat bahwa sentimen pasar dipengaruhi oleh perkembangan global, termasuk meningkatnya probabilitas pemotongan suku bunga 25 basis poin oleh Federal Reserve pada Desember, naik menjadi sekitar 69% dari 44% minggu sebelumnya 1

.

Sumber

  1. [Bisnis.com - Bank Dunia Sebut Rupiah Masih Stabil](
  2. [Bisnis.com - Kurs BCA, BRI, Mandiri, dan BNI](
  3. [Detik Finance - Dolar AS Melemah](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
12 min
Sources
3 verified

Topics Covered

Currency StabilityEmerging MarketsMonetary PolicyGlobal Economic Trends

Key Events

1

Rupiah Stability Maintained

2

Current Account Surplus Recorded

3

Global Geopolitical Developments

Timeline from 3 verified sources