Rupiah Strengthens Against US Dollar Amid Mixed Market Sentiment
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 4
Sources3 verified

Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS di Tengah Sentimen Pasar yang Campur Aduk

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Rupiah Indonesia dibuka 0,08% lebih kuat terhadap dolar AS di level Rp16.723 per USD pada Jumat, 21 November 2025 1

. Meskipun awalnya menguat, analis memprediksi kemungkinan pelemahan di akhir sesi perdagangan karena ketidakpastian global terkait arah kebijakan moneter Federal Reserve AS pada Desember. Bank-bank besar Indonesia termasuk BCA, BRI, Mandiri, dan BNI mempertahankan kurs dolar antara Rp16.698 hingga Rp16.734 untuk beli dan Rp16.725 hingga Rp16.875 untuk jual.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Rupiah Menunjukkan Pergerakan Campur Aduk Terhadap Dolar AS

Pembukaan Pasar dan Kurs

Rupiah Indonesia dibuka 0,08% lebih kuat terhadap dolar AS di level Rp16.723 per USD pada Jumat, 21 November 2025, berdasarkan data Bloomberg 1

. Namun, analis memprediksi kemungkinan pelemahan di akhir sesi perdagangan. Indeks dolar AS turun 0,01% ke 110,14 pada waktu yang sama. Dibandingkan dengan mata uang ASEAN lainnya, baht Thailand dibuka 0,04% lebih tinggi, ringgit Malaysia 0,34% menguat, dan peso Filipina 0,05% lebih kuat 1.

Kurs Bank-Bank Besar

Bank-bank besar Indonesia mempertahankan kurs USD/IDR sebagai berikut:

  • BCA (BBCA): Beli Rp16.710, Jual Rp16.730 (e-rate)
  • BRI (BBRI): Beli Rp16.698, Jual Rp16.725 (e-rate)
  • Mandiri (BMRI): Beli Rp16.715, Jual Rp16.745 (special rate)
  • BNI (BBNI): Beli Rp16.704, Jual Rp16.734 (special rate)

Kurs ini sedikit bervariasi di berbagai jenis transaksi seperti e-rate, TT Counter, dan Bank Notes 1

.

Sentimen dan Prospek Pasar

Analis mata uang Ibrahim Assuaibi mencatat bahwa pergerakan rupiah dipengaruhi oleh sentimen global, terutama ketidakpastian terkait arah kebijakan moneter Federal Reserve AS pada Desember 1

. Meningkatnya skeptisisme di antara pejabat Fed tentang pemangkasan suku bunga lebih lanjut pada Desember mengaburkan prospek kebijakan moneter.

Sumber

  1. [Bisnis.com](
  2. [Kontan](
  3. [Detik Finance](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
9 min
Sources
3 verified

Topics Covered

Currency ExchangeMonetary PolicyBanking Sector

Key Events

1

Rupiah Exchange Rate Movement

2

US Federal Reserve Policy Uncertainty

Timeline from 3 verified sources