Rupiah Strengthens Slightly Against US Dollar Amid Global Financial Pressures
Back
Back
6
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 14
Sources4 verified

Rupiah Menguat Tipis terhadap Dolar AS di Tengah Tekanan Keuangan Global

Tim Editorial AnalisaHub·14 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Rupiah Indonesia dibuka menguat 0,06% terhadap dolar AS menjadi Rp16.867 per USD pada 14 Januari 2026, di tengah tekanan keuangan global 1

. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi rupiah akan menguat lebih lanjut dalam dua minggu seiring perbaikan fundamental ekonomi 2. Bank Indonesia (BI) mengaitkan pelemahan terkini dengan ketegangan geopolitik global dan ketidakpastian kebijakan The Fed 3.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Rupiah Menunjukkan Ketahanan di Tengah Tekanan Keuangan Global

Pembukaan Pasar dan Dinamika Valuta

Rupiah Indonesia dibuka menguat 0,06% terhadap dolar AS pada level Rp16.867 per USD pada 14 Januari 2026 1

. Penguatan tipis ini terjadi meskipun rupiah menghadapi tantangan dari pasar keuangan global. Kurs dolar AS di bank-bank besar berbeda-beda: BCA menawarkan Rp16.865-Rp16.885, BRI Rp16.860-Rp16.887, Mandiri Rp16.855-Rp16.875, dan BNI Rp16.861-Rp16.891 untuk masing-masing special rate mereka 1.

Outlook Ekonomi dan Perspektif Pemerintah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinan bahwa rupiah akan menguat lebih lanjut dalam dua minggu mendatang seiring dengan perbaikan fundamental ekonomi Indonesia 2

. Purbaya menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di jalur positif, dengan perkiraan pertumbuhan kuartal IV 2024 sekitar 5,4% dan potensi mencapai 6% dalam waktu dekat. Menteri tersebut menjelaskan bahwa fundamental ekonomi yang kuat akan menarik modal asing dan mendukung apresiasi rupiah 2.

Penilaian Bank Sentral dan Intervensi

Bank Indonesia (BI) mengaitkan pelemahan rupiah terkini dengan peningkatan tekanan pasar keuangan global, termasuk eskalasi ketegangan geopolitik, kekhawatiran tentang independensi bank sentral di negara maju, dan ketidakpastian arah kebijakan moneter The Fed ke depan 3

. Meskipun menghadapi tantangan tersebut, BI tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui berbagai upaya intervensi. Langkah-langkah ini mencakup intervensi non-delivery forward (NDF) di pasar offshore di Asia, Eropa, dan Amerika, serta intervensi domestik melalui transaksi spot, domestic NDF, dan pembelian SBN di pasar sekunder 4.

Upaya Stabilisasi Pasar

Upaya stabilisasi bank sentral didukung oleh arus masuk modal asing yang terus berlanjut, terutama ke instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan pasar saham, yang mencapai Rp11,11 triliun pada Januari 2026 4

. Posisi cadangan devisa yang kuat sebesar US$156,5 miliar (setara dengan 6,4 bulan impor) per Desember 2025 memberikan buffer tambahan terhadap volatilitas keuangan global 4.

Sumber

  1. [Bisnis.com - Kurs Dolar AS BCA, BRI, Mandiri, dan BNI Hari Ini](
  2. [Detik Finance - Rupiah Keok Digebuk Dolar AS, Purbaya Langsung Buka Suara](
  3. [Detik Finance - Dolar AS Tembus Rp 16.860, BI Ungkap Penyebab Rupiah Keok](
  4. [Bisnis.com - Dekati Rp16.900 per Dolar AS, BI Beberkan Penyebab dan Strategi Stabilkan Rupiah](
Original Sources

Story Info

Published
3 days ago
Read Time
16 min
Sources
4 verified

Topics Covered

Currency FluctuationMonetary PolicyEconomic Fundamentals

Key Events

1

Rupiah Exchange Rate Movement

2

Central Bank Intervention

3

Foreign Capital Inflows

Timeline from 4 verified sources