Rupiah Weakens Against US Dollar as Global Sentiment Turns Negative
Back
Back
6
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 5
Sources2 verified

Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS Saat Sentimen Global Memburuk

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Rupiah Indonesia dibuka melemah terhadap dolar AS hari ini, turun 0,12% menjadi Rp16.737 per USD 1

. Sentimen global memburuk karena ketidakpastian pemangkasan suku bunga The Fed AS terus berlanjut, menguatkan dolar. Bank-bank besar Indonesia termasuk BCA, BRI, Mandiri, dan BNI menyesuaikan kurs dolar AS mereka.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS di Tengah Ketidakpastian Global

Pembukaan Pasar dan Tren Mata Uang

Rupiah Indonesia dibuka melemah terhadap dolar AS hari ini, turun 0,12% menjadi Rp16.737 per USD 1

. Pergerakan ini dipengaruhi sentimen global karena ketidakpastian seputar potensi pemangkasan suku bunga The Fed AS terus berlanjut, menguatkan dolar 1.

Mata uang Asia lainnya menunjukkan kinerja beragam, dengan dolar Taiwan melemah 0,10% dan won Korea Selatan turun 0,08%, sementara ringgit Malaysia menguat 0,05% terhadap USD 1

.

Kurs Bank

Bank-bank besar Indonesia menyesuaikan kurs dolar AS sebagai berikut:

  1. BCA (BBCA):

    • E-rate: Rp16.715 (beli) / Rp16.735 (jual)
    • TT Counter: Rp16.545 (beli) / Rp16.845 (jual)
    • Bank Notes: Rp16.545 (beli) / Rp16.845 (jual)
  2. BRI (BBRI):

    • E-rate: Rp16.714 (beli) / Rp16.738 (jual)
    • TT Counter: Rp16.630 (beli) / Rp16.830 (jual)
  3. Bank Mandiri (BMRI):

    • Special Rate: Rp16.710 (beli) / Rp16.740 (jual)
    • TT Counter: Rp16.500 (beli) / Rp16.800 (jual)
    • Bank Notes: Rp16.525 (beli) / Rp16.825 (jual)
  4. BNI (BBNI):

    • Special Rate: Rp16.716 (beli) / Rp16.746 (jual)
    • TT Counter: Rp16.580 (beli) / Rp16.880 (jual)
    • Bank Notes: Rp16.580 (beli) / Rp16.880 (jual)

Outlook Ekonomi dan Proyeksi

Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,33% untuk 2026, sedikit di bawah target pemerintah sebesar 5,4% 1

. Bank sentral mempertimbangkan dukungan moneter melalui pemangkasan suku bunga dan ekspansi likuiditas untuk mencapai target pertumbuhan. Sementara itu, OECD memproyeksikan pertumbuhan Indonesia sebesar 4,9% untuk 2026, lebih rendah dari ekspektasi pemerintah dan BI.

Sumber

  1. [Bisnis.com](
  2. [Detik Finance](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
10 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Currency FluctuationEconomic ProjectionsBanking Rates

Key Events

1

Rupiah Depreciation

2

USD Strengthening

3

Bank Rate Adjustments

Timeline from 2 verified sources