Key insights and market outlook
Rusia memperingatkan akan adanya 'reaksi keras' terhadap proposal Komisi Eropa untuk menggunakan aset Rusia yang dibekukan (diperkirakan €90 miliar) untuk mendukung Ukraina. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyatakan bahwa tindakan 'ilegal' terhadap aset Rusia akan dihadapi dengan konsekuensi yang keras. Rencana Uni Eropa ini bertujuan untuk mengakali veto dari negara-negara anggota yang ramah terhadap Rusia, seperti Hungaria dan Slovakia, dengan menggunakan kekuasaan darurat yang belum pernah ada sebelumnya.
Rusia telah mengeluarkan peringatan keras kepada Uni Eropa terkait proposal penggunaan aset Rusia yang dibekukan untuk mendukung Ukraina. Komisi Eropa telah mengusulkan untuk menggunakan sekitar €90 miliar aset yang dibekukan, atau menjadikannya sebagai jaminan untuk pinjaman internasional, untuk membantu upaya militer dan layanan dasar Ukraina di tengah konflik berkelanjutan dengan Rusia.
Maria Zakharova, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, menekankan bahwa Moskow telah menyiapkan paket balasan jika terjadi penyitaan aset. Dia menyatakan, "Setiap tindakan ilegal yang melibatkan aset kami tidak akan dibiarkan tanpa jawaban." Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen Rusia untuk mempertahankan kepentingannya dan menandakan potensi eskalasi dalam konflik geopolitik.
Proposal Komisi Eropa bertujuan untuk mengakali oposisi dari negara-negara anggota UE yang memiliki hubungan dekat dengan Rusia, seperti Hungaria dan Slovakia, dengan menggunakan kekuasaan darurat. Langkah ini mencerminkan tekad UE untuk mendukung Ukraina meskipun ada perbedaan internal dan tekanan eksternal dari Rusia.
Situasi tetap tidak stabil, dengan implikasi signifikan bagi hubungan internasional, pasar keuangan, dan stabilitas ekonomi global. Potensi penyitaan aset Rusia dan pembalasan dari Moskow dapat menyebabkan ketegangan geopolitik lebih lanjut dan ketidakpastian pasar.
Kondisi saling mengancam antara Rusia dan UE terkait aset yang dibekukan menyoroti sifat kompleks dan genting diplomasi internasional dan sanksi ekonomi. Ketika situasi berkembang, komunitas internasional tetap waspada terhadap potensi konsekuensi bagi pasar global dan stabilitas geopolitik.
EU Frozen Asset Proposal
Russia Retaliation Threat