Key insights and market outlook
Jaringan supermarket terbesar kedua di Inggris, Sainsbury's, melaporkan kenaikan penjualan dasar sebesar 3,4% selama Natal, didorong oleh pertumbuhan penjualan grocery yang kuat sebesar 5,4% yang menutupi kelemahan di barang umum. Pengecer ini tetap optimis dapat mencapai laba operasional ritel dasar lebih dari £1 miliar untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2026, melebihi laba tahun sebelumnya sebesar £1,04 miliar.
Sainsbury's, jaringan supermarket terbesar kedua di Inggris, melaporkan kenaikan penjualan dasar sebesar 3,4% selama periode Natal, didorong oleh pertumbuhan penjualan grocery tahunan yang kuat sebesar 5,4% untuk periode 16 minggu hingga 3 Januari. Performa penjualan makanan yang kuat ini membantu menutupi kelemahan di segmen barang umum, menunjukkan ketahanan pengecer ini selama musim belanja akhir tahun yang krusial.
Pengecer ini mengungkapkan keyakinannya untuk mencapai laba operasional ritel dasar melebihi £1 miliar untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2026. Target ini menunjukkan outlook positif dibandingkan dengan laba £1,04 miliar yang tercatat pada tahun fiskal sebelumnya (2024-2025). Kemampuan perusahaan untuk mempertahankan pertumbuhan penjualan grocery yang kuat memposisikannya baik untuk mencapai target ambisius ini.
Performa Sainsbury's hadir di tengah lingkungan ritel Inggris yang menantang, di mana konsumen terus menghadapi tekanan ekonomi. Fokus perusahaan pada penjualan grocery, yang cenderung lebih tangguh daripada barang umum, terbukti menguntungkan. Ketika pengecer ini memasuki tahun baru, penekanan strategis pada barang-barang makanan pokok kemungkinan akan tetap menjadi penggerak utama kinerja keuangannya.
Christmas Sales Growth
Grocery Sales Increase
Profit Target Announcement