Sampoerna Agro Pertahankan Trajektori Pertumbuhan di Tengah Investasi Strategis
Update Belanja Modal
Sampoerna Agro (SGRO) telah membuat kemajuan signifikan dalam rencana belanja modalnya untuk tahun 2025. Hingga September 2025, perusahaan telah menggunakan Rp 230 miliar dari capex 12, dengan manajemen mengungkapkan keyakinan untuk mencapai target Rp 400 miliar pada akhir tahun 1. Anggaran capex keseluruhan perusahaan untuk tahun 2025 berkisar antara Rp 400 miliar hingga Rp 500 miliar 1.
Proyeksi Pertumbuhan Produksi untuk 2026
Perusahaan optimis terhadap prospek produksinya untuk tahun 2026, dengan rencana untuk mencapai pertumbuhan produksi CPO dan TBS sebesar 3-5% 3. Meskipun target spesifik masih dalam proses finalisasi, manajemen menunjukkan bahwa kisaran pertumbuhan ini kemungkinan besar 3. Proyeksi ini didukung oleh peningkatan kinerja produksi perusahaan di tahun 2025, di mana total produksi TBS meningkat sebesar 13% year-on-year menjadi 1,2 juta ton pada Q3 2025 3.
Sorotan Operasional
Pemulihan produksi SGRO dikaitkan dengan meredanya dampak El-Nino yang sebelumnya berdampak negatif pada produksi tahun 2024 3. Operasi produksi inti perusahaan menunjukkan perbaikan signifikan: produksi TBS internal meningkat sebesar 12% YoY menjadi 846.810 ton, sementara produksi TBS eksternal (plasma dan pihak ketiga) naik sebesar 16% YoY menjadi 402.820 ton pada Q3 2025 3.
Outlook Masa Depan
Meskipun anggaran capex 2026 masih dalam proses finalisasi, terdapat indikasi bahwa alokasi anggaran mungkin akan lebih besar daripada tahun ini 2. Kemampuan perusahaan untuk mempertahankan trajektori pertumbuhannya akan didukung oleh posisinya yang strategis setelah akuisisi oleh POSCO International 3.
Sumber
- [Kontan - Update Capex Sampoerna Agro](
- [Kontan - Optimisme Capex Sampoerna Agro](
- [Kontan - Pertumbuhan Produksi Sampoerna Agro](