Key insights and market outlook
PT Bank Seabank Indonesia (Seabank) telah resmi naik kelas ke kategori KBMI 2 setelah mencapai modal inti Rp6 triliun pada Oktober 2025. Kenaikan ini dicapai secara organik melalui laba ditahan tanpa suntikan modal dari pemegang saham. Seabank melaporkan pertumbuhan laba bersih 40,12% YoY menjadi Rp408,49 miliar hingga September 2025, didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih 47,82% menjadi Rp5,80 triliun.
PT Bank Seabank Indonesia (Seabank) telah resmi dikategorikan sebagai bank KBMI 2 setelah mencapai modal inti Rp6 triliun pada Oktober 2025. Pencapaian penting ini diraih secara organik melalui laba ditahan, menunjukkan kemampuan manajemen keuangan dan pertumbuhan bank yang kuat. Kenaikan ke kategori KBMI 2 mencerminkan pertumbuhan Seabank di sektor perbankan Indonesia.
Kinerja keuangan Seabank hingga September 2025 menunjukkan pertumbuhan laba bersih 40,12% YoY menjadi Rp408,49 miliar. Pertumbuhan luar biasa ini terutama didorong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih 47,82% menjadi Rp5,80 triliun. Kemampuan bank untuk tumbuh secara menguntungkan disebabkan oleh strategi bisnis yang efektif dan meningkatnya kepercayaan nasabah. Metrik keuangan penting meliputi:
Manajemen Seabank menekankan komitmen terhadap pertumbuhan organik dan operasi yang berkelanjutan. Bank berencana untuk terus fokus melayani sektor UMKM melalui solusi keuangan inovatif dan edukasi nasabah yang lebih baik. Meskipun belum ada rencana untuk Initial Public Offering (IPO) dalam waktu dekat, bank menargetkan pertumbuhan lebih lanjut yang berpotensi mengarah pada peningkatan ke KBMI 3 pada akhir tahun. Kemampuan digital banking dan pendekatan customer-centric bank tetap menjadi pendorong utama strategi pertumbuhan.
KBMI 2 Upgrade Achievement
Strong Financial Growth
Organic Capital Growth