Key insights and market outlook
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) melaporkan penjualan bersih sebesar Rp 2,72 triliun hingga kuartal III 2025, tumbuh 3,89% secara tahunan. Kinerja kuat perseroan didorong oleh segmen jamu herbal dan suplemen, yang memberikan kontribusi Rp 1,60 triliun, sementara segmen makanan dan minuman mencapai Rp 1,02 triliun. SIDO optimis dengan kinerja di kuartal IV 2025, didukung oleh permintaan musiman produk herbal selama musim hujan.
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menunjukkan kinerja keuangan yang kuat dalam sembilan bulan pertama tahun 2025, dengan penjualan bersih mencapai Rp 2,72 triliun, mewakili pertumbuhan tahunan sebesar 3,89%. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh segmen jamu herbal dan suplemen, yang menyumbang Rp 1,60 triliun dari total pendapatan, sementara segmen makanan dan minuman berkontribusi Rp 1,02 triliun.
Manajemen SIDO tetap optimis terhadap prospek perusahaan untuk sisa tahun 2025. Menurut David Hidayat, CEO SIDO, perusahaan siap memanfaatkan lonjakan musiman permintaan produk herbal selama musim hujan. Fokus strategis pada produk herbal, dikombinasikan dengan upaya perluasan saluran distribusi, diharapkan dapat mendukung kinerja SIDO di kuartal IV 2025.
Kinerja kuat SIDO dalam sembilan bulan pertama tahun 2025 mencerminkan strategi bisnis yang berhasil dan positioning pasar yang tepat. Dengan segmen herbal yang terus menunjukkan pertumbuhan kuat dan segmen makanan serta minuman yang juga berkinerja baik, SIDO siap menutup tahun dengan hasil yang solid. Manajemen perusahaan telah mengindikasikan bahwa mereka sedang mempersiapkan strategi penjualan yang lebih agresif di kuartal terakhir, yang diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan utama.
Q3 2025 Financial Results
Herbal Product Sales Growth