Key insights and market outlook
Harga perak melonjak 9% ke rekor tertinggi $78,53 per ons, didorong oleh permintaan industri dan defisit pasar. Kenaikan logam mulia didukung oleh ketegangan geopolitik yang meningkat, termasuk konflik di Venezuela dan aksi militer melawan ISIS di Nigeria, serta pelemahan dolar AS dan likuiditas pasar yang tipis. Emas mencapai $4.549,71 per ons dan platinum mencapai $2.454,12 per ons, keduanya mencetak rekor baru.
Harga perak mengalami kenaikan signifikan sebesar 9% hingga mencapai rekor $78,53 per ons pada hari Jumat, didorong oleh kombinasi permintaan industri dan defisit pasar. Pergerakan harga ini bersamaan dengan pencapaian rekor serupa pada emas dan platinum, dengan emas mencapai $4.549,71 per ons dan platinum mencapai $2.454,12 per ons.
Ketegangan Geopolitik: Konflik berkelanjutan di Venezuela, di mana Amerika Serikat telah melakukan penyitaan kapal tanker minyak dan meningkatkan tekanan pada pemerintahan Nicolás Maduro, telah berkontribusi pada meningkatnya permintaan aset safe-haven. Selain itu, operasi militer melawan ISIS di Nigeria yang dilakukan bekerja sama dengan pemerintah Nigeria menambah ketidakpastian global.
Pelemahan Dolar AS: Depresiasi dolar AS membuat komoditas yang dinilai dolar menjadi lebih menarik bagi investor yang memegang mata uang lain, sehingga mendorong permintaan dan harga.
Likuiditas Pasar yang Tipis: Likuiditas yang berkurang selama periode akhir tahun telah memperkuat pergerakan harga, karena transaksi yang lebih sedikit dapat berdampak signifikan pada harga pasar.
Menurut Daniel Takieddine, CEO Sky Links Capital Group, "Meningkatnya ketegangan geopolitik terus mendukung permintaan aset safe-haven," termasuk logam mulia seperti emas dan perak. Pengamatan ini menekankan peran logam mulia sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian global.
Harga perak, emas, dan platinum yang mencapai rekor menunjukkan preferensi investor yang terus-menerus terhadap aset safe-haven di tengah risiko geopolitik dan ketidakpastian ekonomi. Pelaku pasar harus memantau perkembangan lebih lanjut di titik-titik panas geopolitik dan indikator makroekonomi yang dapat mempengaruhi harga logam mulia.
Record High in Silver Price
Gold and Platinum Price Surge
Geopolitical Tensions Escalation