Key insights and market outlook
Harga perak sempat melampaui kapitalisasi pasar Nvidia, menjadikan perak aset bernilai kedua terbesar di dunia setelah emas. Nilai total perak yang beredar mencapai US$ 4,65 triliun ketika harganya menyentuh US$ 80 per ons untuk pertama kalinya. Peristiwa langka ini menandai pergeseran signifikan minat investor dari saham teknologi ke komoditas berwujud. Lonjakan ini didorong oleh pembelian bank sentral, aliran dana ke ETF, dan pemangkasan suku bunga The Fed.
Dalam perkembangan pasar yang signifikan, harga perak sempat melampaui kapitalisasi pasar Nvidia Corp., menjadikan perak sebagai aset kedua paling berharga di dunia setelah emas. Nilai total perak yang beredar melonjak menjadi US$ 4,65 triliun ketika harga spot mencapai US$ 80 per ons untuk pertama kalinya. Peristiwa ini menyoroti pergeseran preferensi investor dari saham teknologi ke aset berwujud.
Rally luar biasa pada harga perak didorong oleh beberapa faktor:
Meski lonjakan awal diikuti oleh aksi ambil untung yang membawa harga turun ke US$ 78,50 per ons, perak tetap berada di jalur kenaikan tahunan lebih dari 160% - kinerja terbaiknya sejak 1979. Pelaku pasar kini berspekulasi tentang potensi pemangkasan suku bunga lanjutan di 2026 yang dapat terus mendukung harga logam mulia.
Peristiwa pasar langka ini menggarisbawahi pentingnya komoditas dalam portofolio investasi, terutama ketika investor tradisional melakukan diversifikasi dari saham teknologi. Fakta bahwa komoditas seperti perak mampu melampaui salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia menunjukkan perubahan lanskap valuasi aset global.
Silver Price Surge
Commodity Market Shift
Fed Rate Cuts