Key insights and market outlook
Perekonomian Singapura tumbuh sebesar 4,8% di 2025, melampaui berbagai proyeksi meskipun terjadi fragmentasi perdagangan global dan meningkatnya ketegangan geopolitik. Perdana Menteri Lawrence Wong mengaitkan kinerja yang kuat dengan manajemen ekonomi yang efektif. Pemerintah sekarang fokus pada reset kebijakan untuk menghadapi tantangan di masa depan dan menjaga ketahanan ekonomi.
Perekonomian Singapura menutup tahun 2025 dengan tingkat pertumbuhan 4,8%, melampaui berbagai perkiraan meskipun lingkungan global yang menantang ditandai dengan fragmentasi perdagangan dan meningkatnya ketegangan geopolitik. Perdana Menteri Lawrence Wong menyoroti pencapaian ini dalam pesan Tahun Barunya, menyatakan bahwa kinerja tersebut lebih baik dari perkiraan mengingat kondisi global yang sulit.
Kinerja ekonomi yang kuat telah memberikan Singapura landasan solid untuk fokus pada reset kebijakan. Wong menekankan perlunya pemerintah untuk menyesuaikan kebijakannya guna menghadapi tantangan yang muncul dan menjaga ketahanan ekonomi. Pergeseran strategis ini bertujuan untuk memastikan pertumbuhan dan stabilitas yang berkelanjutan dalam lanskap global yang semakin kompleks.
Manajemen ekonomi yang efektif disebut sebagai faktor kunci keberhasilan Singapura. Langkah-langkah proaktif pemerintah dan kebijakan strategis telah berperan penting dalam mengarahkan negara melalui kondisi ekonomi global yang turbulen. Angka pertumbuhan 4,8% menjadi bukti keteguhan kerangka ekonomi Singapura dan kemampuannya untuk menahan tekanan eksternal.
Singapore's 2025 GDP Growth
Policy Reset Announcement