Key insights and market outlook
PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI) atau SKB Food mengalihkan model bisnisnya untuk fokus pada produk olahan bernilai tambah, meninggalkan bisnis trading dan penjualan bahan baku. Direktur Utama Eko Pujianto menyatakan bahwa strategi ini bertujuan untuk meningkatkan margin keuntungan melalui digitalisasi dan optimalisasi rantai pasok. Perusahaan berinvestasi dalam teknologi untuk mendukung perluasan jaringan distribusi dan manajemen rantai pasok.
PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI) yang beroperasi sebagai SKB Food sedang melakukan transformasi bisnis signifikan dengan fokus pada produk agri-food dan seafood terintegrasi dengan penekanan khusus pada produk olahan bernilai tambah. Perusahaan ini meninggalkan model bisnis trading sebelumnya untuk berkonsentrasi pada produk olahan dengan margin keuntungan lebih tinggi.
Direktur Utama Eko Pujianto menjelaskan bahwa strategi baru ini dirancang untuk meningkatkan profitabilitas melalui beberapa inisiatif kunci:
Perusahaan ini berinvestasi signifikan dalam sistem teknologi informasi untuk mendukung perluasan jaringan distribusi dan manajemen rantai pasok yang lebih efisien. Pergeseran strategis ini diharapkan tidak hanya meningkatkan margin keuntungan tapi juga memposisikan SKB Food sebagai pemimpin di industri pengolahan agri-food dan seafood Indonesia.
Transformasi ini mencerminkan tren yang lebih luas di industri makanan Indonesia di mana perusahaan-perusahaan bergerak menuju operasi pengolahan dan distribusi yang lebih canggih untuk menangkap nilai lebih besar dari bahan baku mereka.
Business Model Shift to Value-Added Products
Digitalization and Technology Investment
Supply Chain Optimization