Key insights and market outlook
SKK Migas telah mengalokasikan sekitar 120 kargo LNG untuk periode Januari-Juni 2026 guna menjaga kontinuitas pasokan untuk kebutuhan domestik maupun ekspor. Alokasi ini memastikan pasokan gas yang stabil meskipun terjadi gangguan pada jaringan pipa atau masalah infrastruktur 1
SKK Migas telah mengonfirmasi alokasi sekitar 120 kargo LNG untuk periode Januari-Juni 2026, memastikan pasokan gas yang stabil untuk konsumsi domestik dan komitmen ekspor 1
Alokasi 120 kargo LNG ini menunjukkan pengelolaan proaktif terhadap keamanan energi Indonesia. Menurut Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas, pasokan LNG untuk semester I-2026 telah diamankan untuk mengatasi potensi masalah mulai dari kegagalan teknis hingga bencana alam yang dapat memengaruhi jaringan distribusi gas. Kargo LNG akan berfungsi sebagai cadangan kritis untuk menjaga kontinuitas pasokan.
Alokasi LNG strategis ini menyoroti komitmen SKK Migas dalam menjaga stabilitas pasokan energi di Indonesia. Langkah ini tidak hanya mendukung kebutuhan energi domestik tetapi juga memastikan komitmen ekspor dipenuhi dengan andal. Dengan mengamankan pasokan LNG di muka, SKK Migas mengambil pendekatan preventif dalam mengelola potensi risiko dalam rantai pasokan energi.
LNG Supply Allocation for 2026
Energy Security Measures