Key insights and market outlook
Cuaca buruk menyebabkan gangguan signifikan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 12 Januari 2026, mengakibatkan 109 penundaan penerbangan, 31 pengalihan, dan 7 putaran menunggu. General Manager Bandara, Heru Karyadi, menyatakan bahwa langkah-langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan karena curah hujan intensitas tinggi.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta menghadapi tantangan operasional signifikan pada 12 Januari 2026 karena curah hujan intensitas tinggi yang mempengaruhi operasional penerbangan. Kondisi cuaca buruk ini mengakibatkan 109 penundaan penerbangan, menandakan gangguan besar pada rencana perjalanan penumpang. Selain itu, 31 penerbangan dialihkan ke bandara lain, sementara 7 pesawat harus melakukan go-around sebelum mendarat dengan selamat.
Menurut General Manager Heru Karyadi, penyesuaian operasional ini diperlukan untuk menjaga standar keselamatan yang ketat selama cuaca buruk. Keputusan untuk menunda, mengalihkan, atau meminta pesawat melakukan go-around diambil untuk mengurangi risiko yang terkait dengan pendaratan dalam kondisi cuaca yang menantang.
Gangguan terkait cuaca di salah satu bandara tersibuk di Indonesia ini menyoroti hubungan kompleks antara kejadian cuaca dan operasional penerbangan. Insiden seperti ini menunjukkan perlunya perencanaan kontinjensi yang kuat dan komunikasi efektif antara kontrol lalu lintas udara, maskapai penerbangan, dan penumpang selama kondisi cuaca buruk.
Flight Delays Due to Weather
Airport Operational Disruption