South Korea's Coal Phase-Out: Potential Impact on Indonesia's Coal Exports
Back
Back
7
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

Penghentian Batubara Korsel: Dampak Potensial bagi Ekspor Batubara Indonesia

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Korea Selatan bergabung dengan Powering Past Coal Alliance (PPCA) dan mempercepat penutupan pembangkit listrik tenaga batubara, berpotensi berdampak pada ekspor batubara Indonesia. Pada 2023, Indonesia mengekspor 25,3 juta ton batubara ke Korsel. Langkah ini dapat memiliki implikasi jangka panjang bagi industri batubara Indonesia, karena Korsel merupakan tujuan ekspor batubara Indonesia yang signifikan, menyumbang sekitar 6,3% dari total ekspor pada sepuluh bulan pertama 2025.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Penghentian Batubara Korsel: Implikasi bagi Ekspor Energi Indonesia

Transisi Cepat menuju Energi Bersih

Korea Selatan secara resmi bergabung dengan Powering Past Coal Alliance (PPCA), sebuah inisiatif global yang bertujuan mempercepat transisi ke energi bersih. Langkah ini melibatkan percepatan penutupan pembangkit listrik tenaga batubara (PLTU) di negara tersebut. Sebagai salah satu tujuan ekspor batubara utama Indonesia, keputusan ini berpotensi memiliki implikasi signifikan jangka panjang bagi industri batubara Indonesia.

Dampak Perdagangan dan Statistik Ekspor

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia mengekspor 25,3 juta ton batubara ke Korea Selatan pada 2023. Data lebih baru dari Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) menunjukkan bahwa ekspor ke Korsel tetap kuat hingga 2025, dengan 26,35 juta ton dikirim antara Januari dan Oktober, mewakili sekitar 6,3% dari total ekspor batubara Indonesia selama periode tersebut.

Konsekuensi Potensial bagi Indonesia

Pengurangan konsumsi batubara Korsel kemungkinan akan berdampak negatif pada pasar ekspor batubara Indonesia. Sebagai eksportir batubara utama, Indonesia perlu mempertimbangkan pasar alternatif atau menyesuaikan strategi ekspor energinya. Industri batubara Indonesia mungkin menghadapi tantangan dalam mengkompensasi potensi kehilangan permintaan dari Korsel, salah satu pembeli utamanya.

Implikasi Transisi Energi

Perkembangan ini sejalan dengan tren global untuk beralih dari batubara ke sumber energi yang lebih bersih. Meskipun pergeseran ini menghadirkan tantangan bagi negara pengekspor batubara seperti Indonesia, hal ini juga menawarkan peluang untuk diversifikasi ke sektor energi terbarukan. Indonesia mungkin perlu mempercepat upaya transisi energinya sendiri dan mengeksplorasi pasar baru untuk ekspor energinya.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Coal Export ImpactEnergy TransitionClean Energy Policy

Key Events

1

South Korea Coal Phase-Out

2

PPCA Membership Impact

3

Coal Export Reduction

Timeline from 1 verified sources