Southeast Sumatra Sees Rise in Online Loan Usage During Nataru Period
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 18
Sources1 verified

Sumsel Catat Peningkatan Penggunaan Pinjol Saat Nataru

Tim Editorial AnalisaHub·18 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Selatan melaporkan peningkatan penggunaan pinjaman online selama periode Tahun Baru 2025/2026. Lonjakan ini dikaitkan dengan konsumsi barang yang tinggi seperti fesyen dan gadget, yang difasilitasi oleh kemudahan dan kecepatan pengajuan pinjaman online. OJK Sumsel juga mencatat bahwa wilayah ini menduduki peringkat ke-8 secara nasional dalam kasus penipuan digital, dengan kerugian mencapai Rp107,72 miliar antara November 2024 dan November 2025.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Sumsel Catat Peningkatan Penggunaan Pinjol Saat Nataru

Konsumsi Tinggi Dorong Lonjakan Pinjaman Online

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Selatan mencatat peningkatan signifikan dalam penggunaan layanan pinjaman online selama periode Tahun Baru 2025/2026. Menurut Arifin Susanto, Kepala OJK Sumsel, tren ini sejalan dengan tingginya jumlah peminjam dibandingkan pemberi pinjaman di wilayah tersebut. Peningkatan penggunaan pinjaman online tidak hanya didorong oleh kebutuhan primer, tetapi juga oleh meningkatnya pengeluaran konsumen untuk barang-barang seperti fesyen dan perangkat elektronik.

Faktor Penyebab Meningkatnya Penggunaan Pinjol

Kemudahan dan kecepatan pengajuan pinjaman online menjadi faktor penting dalam popularitasnya yang meningkat. Arifin menyatakan bahwa kesederhanaan proses, yang dapat diselesaikan dalam hitungan menit, telah mendorong konsumen untuk mengambil pinjaman untuk pembelian discretionary seperti handphone baru atau barang fesyen.

Kekhawatiran atas Penipuan Digital

Peningkatan aktivitas keuangan online ini muncul bersamaan dengan posisi Sumatera Selatan yang menduduki peringkat delapan nasional dalam kasus penipuan digital di sektor keuangan. Berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Center (IASC), wilayah ini mencatat 8.135 laporan penipuan digital antara November 2024 dan November 2025, dengan total kerugian mencapai Rp107,72 miliar.

Sikap OJK dan Pengawasan di Masa Depan

Sementara mengonfirmasi peningkatan penggunaan pinjaman online, OJK Sumatera Selatan masih melakukan verifikasi terhadap angka dan nilai pasti terkait tren ini selama periode Nataru. Otoritas kemungkinan akan terus memantau situasi ini dengan ketat, mengingat kerentanan wilayah terhadap penipuan keuangan digital.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
0 months ago
Read Time
9 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Online LendingDigital FinanceConsumer Spending

Key Events

1

Increase in Online Loan Usage

2

Digital Fraud Reporting

Timeline from 1 verified sources