Key insights and market outlook
Bank-bank milik negara di Indonesia mencatat pertumbuhan kredit dua digit sebesar 10,28% YoY per November 2025, melampaui rata-rata industri sebesar 7,74%. Lonjakan ini kontras dengan pertumbuhan bank swasta yang hanya 5,42%. Kinerja kuat ini dikaitkan dengan proyek dan stimulus pemerintah, sementara bank swasta lebih mencerminkan permintaan kredit yang lemah. Ekonom Josua Pardede mencatat bahwa pertumbuhan bank swasta yang lebih moderat lebih mencerminkan permintaan kredit sebenarnya.
Bank-bank milik negara di Indonesia telah mencapai pertumbuhan kredit dua digit sebesar 10,28% year-on-year per November 2025, secara signifikan melampaui rata-rata industri sebesar 7,74%. Performa ini sangat menonjol mengingat kondisi ekonomi saat ini di mana pertumbuhan kredit secara keseluruhan masih tertahan. Ekspansi kredit yang kuat oleh bank BUMN kontras dengan bank swasta yang mencatat pertumbuhan lebih moderat sebesar 5,42% pada periode yang sama.
Perbedaan pertumbuhan kredit antara bank BUMN dan bank swasta menyoroti faktor-faktor berbeda yang berperan. Performa kuat bank BUMN sebagian besar dikaitkan dengan peran mereka dalam mendukung inisiatif dan proyek pemerintah. Ekonom Josua Pardede dari Bank Permata berpendapat bahwa pertumbuhan bank swasta yang lebih moderat mungkin lebih mencerminkan permintaan kredit aktual yang masih lesu.
Perbedaan pertumbuhan kredit antara bank BUMN dan bank swasta juga menimbulkan pertanyaan tentang kondisi ekonomi dasar dan kualitas kredit. Sementara pertumbuhan bank BUMN didorong oleh proyek-proyek yang didukung pemerintah, pemberian kredit yang lebih hati-hati oleh bank swasta mencerminkan kekhawatiran tentang kualitas kredit, terutama di segmen seperti usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dianggap berisiko lebih tinggi.
Dinamika pertumbuhan kredit saat ini menunjukkan lanskap ekonomi yang kompleks di mana inisiatif yang dipimpin negara mendorong kinerja sektor perbankan. Meskipun hal ini mendukung aktivitas ekonomi jangka pendek, hal ini juga menyoroti potensi risiko terkait kualitas kredit dan keberlanjutan pertumbuhan yang didorong oleh proyek pemerintah daripada permintaan organik.
State-Owned Banks Credit Surge
Divergence in Banking Sector Growth