State-Owned Banks Himbara Hold Extraordinary GMS, Implementing Key Changes in Leadership and Governance
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 28
Sources1 verified

Bank-bank Himbara Gelar RUPSLB, Lakukan Perubahan Penting di Kepemimpinan dan Tata Kelola

Tim Editorial AnalisaHub·28 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank-bank milik negara di bawah Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) antara pertengahan Desember hingga akhir Desember 2025, melakukan perubahan signifikan dalam kepemimpinan dan tata kelola perusahaan. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melakukan reshuffle jajaran komisaris, sementara PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) mengubah status hukumnya menjadi 'Persero'. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) juga melakukan perubahan penting dalam kepemimpinan dan penyesuaian tata kelola.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank-bank Milik Negara Lakukan Perubahan Signifikan Melalui RUPSLB

Ikhtisar Perubahan di Bank-bank Himbara

Bank-bank milik negara di bawah Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) - yang terdiri dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) - menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) antara pertengahan Desember hingga akhir Desember 2025. Rapat-rapat ini menghasilkan perubahan signifikan dalam struktur kepemimpinan dan tata kelola perusahaan di bank-bank besar Indonesia tersebut.

Reshuffle Kepemimpinan di Bank Mandiri dan Peningkatan Tata Kelola

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menggelar RUPSLB pada 19 Desember 2025, di mana pemegang saham menyetujui reshuffle signifikan pada jajaran komisaris. Zulkifli Zaini diangkat sebagai Komisaris Utama baru, menggantikan Kuswiyoto, sementara M. Rudy Salahuddin Ramto mengambil alih posisi Wakil Komisaris Utama dari Zainudin Amali. B. Bintoro Kunto Pardewo diangkat sebagai Komisaris Independen. Perubahan ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan dan arah strategis bank. RUPSLB juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan, terutama untuk meningkatkan kerangka pengawasan sesuai dengan Undang-Undang BUMN yang baru.

Perubahan Status Hukum Bank Syariah Indonesia

Dalam langkah signifikan, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menggelar RUPSLB pada 22 Desember 2025, di mana pemegang saham menyetujui perubahan status hukum bank menjadi 'Persero', menjadikannya perusahaan perseroan milik negara. Perubahan ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat peran bank-bank milik negara dalam perekonomian. RUPSLB juga menyetujui berbagai perubahan pada Anggaran Dasar Perseroan, termasuk penyesuaian jangka waktu pendirian perusahaan dan penguatan hak-hak khusus pemerintah melalui saham Seri A Dwiwarna.

Perubahan Kepemimpinan di Bank Rakyat Indonesia

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melakukan RUPSLB pada 17 Desember 2025, yang menghasilkan perubahan signifikan dalam kepemimpinannya. Rapat memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Agus Noorsanto (Wakil Direktur Utama), Achmad Solichin Lutfiyanto (Direktur Human Capital & Compliance), Mucharom (Direktur Manajemen Risiko), dan Nancy Adityasari (Direktur Consumer Banking). Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari dipromosikan menjadi Wakil Direktur Utama, sementara direktur baru diangkat: Mahdi Yusuf (Direktur Legal & Compliance), Ety Yuniarti (Direktur Manajemen Risiko), Aris Hartanto (Direktur Consumer Banking), dan Achmad Royadi (Direktur Finance & Strategy).

Penyesuaian Kepemimpinan dan Tata Kelola di Bank Negara Indonesia

BBNI menggelar RUPSLB pada 15 Desember 2025, di mana pemegang saham menyetujui pengangkatan Febrio Nathan Kacaribu sebagai Komisaris, menggantikan Suminto yang masa jabatannya berakhir pada 8 Oktober 2025. Rapat juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan untuk menyesuaikan dengan Undang-Undang BUMN yang baru, terutama terkait kerangka pengawasan oleh Holding Operasional. Selain itu, RUPSLB mendelegasikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menyetujui Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026 setelah memperoleh persetujuan tertulis dari pemegang saham Seri B Terbanyak.

Implikasi dari Perubahan

Serangkaian RUPSLB di bank-bank Himbara menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperkuat tata kelola dan efisiensi operasional bank-bank milik negara. Perubahan kepemimpinan dan penyesuaian tata kelola diharapkan dapat meningkatkan kemampuan bank-bank untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan pembangunan. Perubahan ini juga mencerminkan upaya bank-bank untuk beradaptasi dengan lanskap regulasi yang berkembang dan meningkatkan daya saing mereka di industri perbankan.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
20 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BMRIBBRIBBNIBRIS

Topics Covered

Banking GovernanceLeadership ChangesState-Owned Enterprises

Key Events

1

EGMS Leadership Changes

2

Corporate Governance Updates

3

State-Owned Bank Reforms

Timeline from 1 verified sources