Key insights and market outlook
BUMN berpotensi menggarap tambang logam tanah jarang (LTJ) setelah peraturan baru diterbitkan. PT Timah Tbk (TINS) menyatakan kesiapan dengan sumber daya yang ada dan fasilitas pilot plant untuk riset dan pengembangan. Peraturan baru, Peraturan Menteri ESDM No. 18/2025, menjalankan rencana pemerintah untuk mengelola sumber daya LTJ secara efektif. Manajemen Timah menekankan kesiapan mereka untuk memenuhi persyaratan pemerintah sambil terus mematuhi regulasi yang terus berkembang.
Peraturan pemerintah terbaru melalui Peraturan Menteri ESDM No. 18/2025 membuka peluang bagi BUMN untuk berpartisipasi dalam pertambangan LTJ. Regulasi ini merupakan bagian dari implementasi PP No. 39/2025 yang mengubah peraturan pertambangan sebelumnya. Kerangka regulasi baru ini menciptakan peluang bagi BUMN untuk mengelola sumber daya LTJ, sesuai dengan strategi pemerintah untuk mengoptimalkan mineral berharga ini.
PT Timah Tbk (TINS), BUMN di bidang pertambangan, menyatakan kesiapan untuk memanfaatkan peluang ini. Menurut Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara, Direktur Pengembangan Usaha Timah, perusahaan telah siap dari sisi sumber daya. "PT Timah dalam kondisi siap dari sisi sumber daya untuk LTJ. Kami sudah memiliki fasilitas Pilot Plant untuk riset atau pengembangan LTJ," jelasnya. Kesiapan ini menempatkan Timah pada posisi yang menguntungkan untuk memenuhi persyaratan pemerintah dan berpotensi mendapatkan kontrak pertambangan LTJ.
Sebagai perusahaan pertambangan yang beroperasi di bawah regulasi pemerintah, PT Timah berkomitmen untuk mematuhi semua persyaratan regulasi. Perusahaan menekankan dedikasinya untuk memenuhi ekspektasi pemerintah sambil terus mengembangkan kapabilitas LTJ. Dengan infrastruktur yang ada dan kesiapan sumber daya, Timah berada pada posisi strategis untuk memainkan peran penting dalam sektor pertambangan LTJ di Indonesia. Kesiapan perusahaan mencakup ketersediaan sumber daya dan kapabilitas teknologi melalui fasilitas pilot plant.
Regulasi baru dan kesiapan Timah menandakan perkembangan positif bagi sektor pertambangan Indonesia, khususnya di pasar LTJ. Ketika pemerintah terus mengimplementasikan regulasi baru ini, BUMN seperti Timah kemungkinan akan memainkan peran penting dalam membentuk industri pertambangan LTJ di Indonesia. Perkembangan ini diharapkan dapat berkontribusi pada pertumbuhan sektor pertambangan Indonesia dan berpotensi meningkatkan posisi Indonesia di pasar LTJ global.
New Mining Regulation for Rare Earth
Timah's Readiness for LTJ Mining