Key insights and market outlook
Menjelang akhir tahun, analis keuangan Ibrahim Assuaibi mengemukakan bahwa emas dan saham kemungkinan akan stagnan karena aktivitas perdagangan yang menurun selama liburan akhir tahun. Periode inaktivitas ini, yang biasanya berlangsung dari akhir Desember hingga awal Januari, menghadirkan kesempatan investasi strategis bagi investor yang ingin melakukan pembelian sebelum pasar kembali aktif di 2026.
Saat tahun hampir berakhir, pasar keuangan diperkirakan akan mengalami stagnasi karena aktivitas perdagangan yang menurun selama liburan akhir tahun. Menurut Ibrahim Assuaibi, analis mata uang dan komoditas, inaktivitas ini biasanya berlangsung dari akhir Desember hingga awal Januari. Perlambatan ini disebabkan oleh investor yang mengambil sikap "wait and see" selama periode tersebut.
Assuaibi mengidentifikasi stagnasi pasar ini sebagai peluang investasi strategis potensial. Dengan aktivitas perdagangan yang diperkirakan lesu hingga Januari 2026, investor mungkin menemukan waktu yang tepat untuk melakukan pembelian pada beberapa kelas aset tertentu. Analis ini khususnya menyoroti emas dan saham sebagai sektor yang kemungkinan akan relatif stabil selama periode ini.
Analis mencatat bahwa harga emas global telah mencapai puncaknya pada Oktober 2025 di US$4.381 per troy ounce dan tidak mungkin menembus level US$4.400 dalam waktu dekat. Stabilitas ini diperkirakan akan berlanjut hingga akhir tahun, menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi investor yang ingin masuk atau memperluas posisinya.
Assuaibi mengamati bahwa selama periode ini, banyak investor, terutama investor institusional dan lembaga keuangan, cenderung mengambil sikap hati-hati. Aktivitas pasar yang berkurang ini bukan hanya fenomena lokal Indonesia, tapi global, dengan investor di seluruh dunia memilih untuk menunda aktivitas perdagangan selama liburan.
Stagnasi pasar yang diantisipasi menghadirkan jendela peluang bagi investor untuk melaksanakan strategi investasi pada harga yang relatif stabil. Ketika pasar memasuki periode tenang ini, investor disarankan untuk mempertimbangkan posisi mereka di emas dan saham, berpotensi menggunakan waktu ini untuk menyeimbangkan kembali portofolio mereka atau melakukan investasi strategis dalam antisipasi pergerakan pasar di 2026.
Year-End Market Stagnation
Strategic Investment Opportunity