Key insights and market outlook
Bencana alam di Sumatra telah berdampak signifikan pada bisnis koperasi, dengan kerugian Rp37,72 miliar tercatat di Sumatra Utara saja. Kementerian Koperasi melaporkan bahwa koperasi di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat mengalami kerugian materiil yang besar. 9 koperasi yang bermitra dengan LPDB mengalami kerugian Rp20,66 miliar, terdiri dari 5 di Aceh dan 4 di Sumatra Utara.
Bencana alam baru-baru ini di Sumatra tidak hanya merusak pemukiman penduduk, tetapi juga berdampak parah pada ekonomi koperasi lokal. Kementerian Koperasi melaporkan kerugian finansial signifikan yang dialami koperasi di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat. Menurut Menteri Ferry Juliantono, kerugian di Sumatra Utara saja mencapai Rp37,72 miliar.
Bencana ini terutama berdampak pada koperasi yang menjadi mitra Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Sebanyak 9 koperasi mengalami kerugian total Rp20,66 miliar. Rinciannya adalah 5 koperasi di Aceh dan 4 di Sumatra Utara. Informasi ini dikonfirmasi oleh Menteri Juliantono melalui pernyataan resmi pada 2 Januari 2026.
Kerugian besar yang dialami koperasi ini mendapat perhatian serius dari pemerintah, yang kini fokus pada upaya pemulihan pascabencana. Kementerian Koperasi bekerja untuk menilai sepenuhnya dampak kerusakan dan merumuskan strategi mitigasi yang tepat untuk mendukung koperasi yang terdampak.
Cooperative Business Losses
Natural Disaster Impact on Economy