Back
1
Impact
2
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

Superbank Rampungkan Bookbuilding, Tentukan Harga IPO Rp525-695 per Saham

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

PT Super Bank Indonesia (Superbank) telah menyelesaikan proses bookbuilding untuk initial public offering (IPO), dengan harga penawaran Rp525-695 per saham. Bank ini berencana melepas 4,4 miliar saham baru, atau 13% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. IPO ini diperkirakan akan mengumpulkan dana antara Rp2,31 triliun hingga Rp3,06 triliun. Superbank, yang didukung oleh Emtek Group, Grab, dan KakaoBank, akan menggunakan 70% dari hasil IPO untuk modal kerja dan 30% untuk belanja modal, termasuk pengembangan teknologi.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Superbank Segera IPO Setelah Bookbuilding Berhasil

Detail IPO Utama

PT Super Bank Indonesia, yang dikenal sebagai Superbank, telah berhasil menyelesaikan proses bookbuilding IPO pada 1 Desember 2025. Bank digital ini menetapkan rentang harga IPO antara Rp525 dan Rp695 per saham. Penawaran umum terdiri dari 4,4 miliar saham baru, yang mewakili 13% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Implikasi Keuangan

IPO ini diperkirakan akan mengumpulkan dana antara Rp2,31 triliun hingga Rp3,06 triliun, tergantung pada harga final. Superbank berencana mengalokasikan 70% dari dana hasil IPO untuk modal kerja guna mendukung aktivitas pinjaman. Sisanya, 30% akan digunakan untuk belanja modal, dengan fokus pada pengembangan teknologi dan ekspansi bisnis.

Latar Belakang Bisnis

Superbank, awalnya bernama PT Bank Fama International, didirikan di Bandung pada 1993. Bank ini mengganti namanya menjadi Superbank pada awal 2023 dan memindahkan kantor pusatnya ke Jakarta. Superbank kini menjadi pemain penting di sektor perbankan digital Indonesia. Bank ini didukung oleh investor terkemuka seperti Emtek Group, Grab, Singtel, dan KakaoBank.

Perkembangan Terkini

Pada 2024, Superbank meluncurkan beberapa produk keuangan inovatif, termasuk Saku by Superbank dan Pinjaman Atur Sendiri (PAS). Bank ini juga berkolaborasi dengan OVO untuk memperkenalkan OVO Nabung, fitur tabungan yang terhubung dengan saldo OVO. Per tanggal 15 Agustus 2025, pemegang saham mayoritas Superbank meliputi PT Elang Media Visitama (31,11%), PT Kudo Teknologi Indonesia (19,16%), GXS Bank Pte. Ltd. (12%), dan A5-DB Holdings Pte. Ltd. (11,52%).

Timeline IPO

Superbank diperkirakan akan menerima pernyataan efektif dari OJK pada 8 Desember 2025. Periode IPO dijadwalkan dari 10 hingga 15 Desember 2025, dengan pencatatan di Bursa Efek Indonesia yang ditargetkan pada 17 Desember 2025. Keberhasilan IPO ini akan menjadi tonggak penting bagi Superbank dalam mengembangkan operasinya di sektor perbankan yang kompetitif di Indonesia.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified
Related Stocks
SUPA

Topics Covered

IPODigital BankingFinancial Technology

Key Events

1

Superbank IPO Bookbuilding Completion

2

IPO Pricing Announcement

Timeline from 1 verified sources