Key insights and market outlook
PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) berhasil mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia pada 17 Desember 2025, mengumpulkan Rp2,79 triliun melalui penawaran umum perdana (IPO) 1
PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA), didukung oleh pemain teknologi besar termasuk Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank, dan GXS, mencatatkan sejarah dengan menjadi bank digital terbesar yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 17 Desember 2025 1
IPO ini berhasil mengumpulkan Rp2,79 triliun, jauh melampaui IPO bank digital sebelumnya di Indonesia. Sebagai perbandingan, Bank Jago (ARTO) mengumpulkan Rp31,84 miliar pada 2016, sementara Bank Neo Commerce (BBYB) dan Allo Bank (BBHI) masing-masing mengumpulkan Rp34,50 miliar dan Rp100 miliar pada 2015 2
Dana yang diperoleh akan dialokasikan secara strategis untuk mendukung rencana pertumbuhan Superbank. 70% dari dana akan digunakan sebagai modal kerja, khususnya untuk meningkatkan penyaluran kredit ke segmen underbanked ritel dan UMKM, yang tetap menjadi fokus pertumbuhan utama Superbank 1
Pencatatan Superbank didukung oleh metrik kinerja yang impresif. Hingga Oktober 2025, bank ini melaporkan laba sebelum pajak Rp102 miliar, didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih 173% tahun-ke-tahun menjadi Rp1,3 triliun. Total aset tumbuh 72% tahun-ke-tahun menjadi Rp17,6 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) melonjak 168% menjadi Rp10,6 triliun dan total pinjaman meningkat 70% menjadi Rp9,1 triliun 1
Sejak meluncurkan aplikasi digital pada Juni 2024, Superbank telah memperoleh lebih dari 5 juta nasabah, menunjukkan traksi pasar yang kuat. Bank ini telah memperkenalkan produk inovatif seperti OVO Nabung by Superbank, fitur tabungan terintegrasi yang berkolaborasi dengan Grab dan OVO, serta Kartu Untung, produk tabungan berbasis gamifikasi yang dikembangkan bersama KakaoBank. Inovasi-inovasi ini telah berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan cepat dan positioning pasar bank.
Dengan dukungan ekosistem yang kuat dan kinerja keuangan yang solid, Superbank diposisikan baik untuk fase pertumbuhan berikutnya sebagai perusahaan publik. Bank ini sedang menyiapkan berbagai inisiatif dan kolaborasi dengan pemegang saham utama, khususnya Grab dan OVO, untuk lebih memperluas kapabilitas perbankan digital dan upaya inklusi keuangan di Indonesia.
Largest Digital Bank IPO
Successful Capital Raise
Strategic Business Expansion