Key insights and market outlook
PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada Q3 2025, didorong oleh percepatan konstruksi dan pengakuan pendapatan dari proyek Subang Smartpolitan. Perusahaan melaporkan laba bersih Rp 6,5 miliar pada 9M 2025, turun 97,2% YoY. Perkembangan baru termasuk keterlibatan Grup Djarum dan Grup Barito, mengindikasikan prospek positif ke depan.
PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang jelas pada kuartal ketiga 2025, didorong oleh perkembangan signifikan dalam proyek Subang Smartpolitan mereka. Kinerja keuangan perusahaan untuk sembilan bulan hingga September 2025 menunjukkan laba bersih sebesar Rp 6,5 miliar, mewakili penurunan signifikan sebesar 97,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu ketika laba mencapai Rp 228,4 miliar.
Meskipun kinerja kumulatif untuk sembilan bulan pertama 2025 menunjukkan penurunan signifikan dalam laba bersih, rebound di Q3 menunjukkan perubahan positif bagi SSIA. Kemampuan perusahaan untuk mempercepat konstruksi dan mengakui pendapatan dari proyek-proyek utamanya sangat penting untuk kesehatan keuangan jangka pendeknya.
Proyek Subang Smartpolitan diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan utama bagi SSIA di periode mendatang. Dengan dukungan investor signifikan seperti Grup Djarum dan Grup Barito, proyek ini kemungkinan akan berkontribusi secara substansial terhadap pendapatan dan profitabilitas SSIA. Pasar diharapkan akan memantau kemajuan SSIA dengan cermat seiring perkembangan lebih lanjut.
Subang Smartpolitan Project Progress
Strategic Investor Entry