Taiwan Political Tensions Raise Fiscal Risks for Investors
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 17
Sources1 verified

Ketegangan Politik Taiwan Meningkatkan Risiko Fiskal bagi Investor

Tim Editorial AnalisaHub·17 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Ketegangan politik antara pemerintah Taiwan dan parlemen yang dikuasai oposisi berpotensi menimbulkan ketidakpastian kebijakan fiskal, yang dapat berdampak pada kredibilitas Taiwan di mata global. Presiden Lai Ching-te meminta parlemen menarik sejumlah undang-undang yang ditentang pemerintah, dengan alasan menjaga keberlanjutan fiskal dan daya saing ekonomi nasional. Kini, deadlock politik terjadi karena Partai Progresif Demokratik (DPP) yang berkuasa kehilangan mayoritas parlemen kepada oposisi Partai Kuomintang (KMT) dan Partai Rakyat Taiwan.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Kebuntuan Politik Taiwan Menciptakan Ketidakpastian Fiskal

Latar Belakang Ketegangan Politik

Lanskap politik Taiwan menjadi semakin kompleks setelah pemilihan presiden 2024. Meskipun Partai Progresif Demokratik (DPP) berhasil memenangkan kepresidenan dengan Lai Ching-te sebagai presiden, mereka kehilangan kontrol mayoritas di parlemen ke partai oposisi - Kuomintang (KMT) dan Partai Rakyat Taiwan. Pergeseran dinamika kekuasaan ini telah menyebabkan tantangan legislatif yang signifikan bagi pemerintahan saat ini.

Area Konflik Utama

  1. Kebijakan Fiskal dan Alokasi Anggaran Parlemen yang dikuasai oposisi telah mendorong agenda legislatif mereka, termasuk amendemen undang-undang pembagian pendapatan yang disahkan pada November. Amendemen ini menuai kontroversi karena meningkatkan alokasi dana ke pemerintah daerah, sebuah langkah yang menurut pemerintahan saat ini dapat membebani keuangan negara. Pemerintah sangat khawatir ketika alokasi baru ini dipertimbangkan bersama potensi pembatalan reformasi pensiun 2018.

  2. Kebuntuan Legislatif Presiden Lai Ching-te telah mendesak parlemen untuk menarik beberapa undang-undang yang ditentang pemerintah, menekankan perlunya menjaga keberlanjutan fiskal dan melindungi daya saing ekonomi negara. Seruan ini muncul di tengah kekhawatiran meningkat tentang potensi dampak negatif dari kebuntuan politik saat ini terhadap standing global Taiwan dan kepercayaan investor.

Sikap Pemerintah dan Implikasi Masa Depan

Perdana Menteri Cho Jung-tai tegas dalam menentang undang-undang baru mengenai pendanaan pemerintah daerah, menyebutnya sebagai tidak berkelanjutan secara fiskal. Posisi pemerintah menyoroti meningkatnya ketegangan antara menjaga janji politik dan mengelola tanggung jawab fiskal. Ketika situasi terus berkembang, investor memantau perkembangan dengan cermat, menyadari bahwa ketidakpastian politik yang berkepanjangan dapat memiliki implikasi signifikan bagi stabilitas ekonomi dan prospek pertumbuhan Taiwan.

Kebuntuan politik saat ini di Taiwan menjadi pengingat penting bagaimana dinamika politik domestik dapat memiliki konsekuensi jauh ke fiskal dan persepsi pasar internasional.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
12 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Political UncertaintyFiscal PolicyLegislative Gridlock

Key Events

1

Taiwan Political Stalemate

2

Fiscal Policy Uncertainty

3

Legislative Conflict

Timeline from 1 verified sources