Key insights and market outlook
Taman Ismail Marzuki (TIM) mencatat 67.198 pengunjung selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 serta libur sekolah, menunjukkan minat masyarakat yang kuat terhadap destinasi budaya di Jakarta. Dikelola oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro), popularitas TIM menyoroti meningkatnya daya tarik wisata berbasis pendidikan dan ruang budaya di Jakarta. Direktur Utama Jakpro menyatakan bahwa TIM telah berkembang menjadi ruang publik yang dinamis untuk interaksi budaya dan pendidikan.
Taman Ismail Marzuki (TIM), pusat budaya utama Jakarta yang dikelola oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro), telah mencatat 67.198 pengunjung selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 serta libur sekolah. Jumlah kunjungan yang tercatat mulai 22 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026 ini menunjukkan lonjakan signifikan dalam minat masyarakat terhadap wisata budaya dan pendidikan di Jakarta.
Iwan Takwin, Direktur Utama Jakpro, menekankan bahwa peningkatan jumlah pengunjung mencerminkan transformasi TIM dari sekadar pusat pertunjukan seni menjadi ruang publik yang komprehensif untuk interaksi budaya dan kegiatan pendidikan. Perkembangan ini memposisikan TIM sebagai destinasi utama bagi penduduk lokal dan wisatawan yang mencari pengalaman budaya yang memperkaya di Jakarta.
Jumlah pengunjung yang besar di TIM selama libur akhir tahun menyoroti meningkatnya daya tarik wisata budaya dan pendidikan di Jakarta. Seiring Jakarta terus mengembangkan infrastruktur budayanya, destinasi seperti TIM kemungkinan akan memainkan peran yang semakin penting dalam lanskap pariwisata kota, berkontribusi pada pelestarian budaya dan aktivitas ekonomi.
Record Visitor Numbers at TIM
Cultural Tourism Growth