Tangsel Waste Management Cooperative Generates Rp1.2 Billion Monthly from Plastic Recycling
Back
Back
4
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Koperasi Pengelola Sampah Tangsel Hasilkan Rp1,2 Miliar per Bulan dari Daur Ulang Plastik

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Sebuah koperasi pengelola sampah di Tangerang Selatan (Tangsel) menghasilkan Rp1,2 miliar per bulan dengan mendaur ulang botol plastik. Koperasi ini, yang dikenal sebagai Koperasi Pemulung Berdaya atau Recycle Business Unit (RBU), mengolah 6 ton sampah plastik setiap hari. Operasional mereka meliputi penyortiran, penghancuran, dan pemadatan botol plastik menjadi bahan daur ulang yang kemudian dijual. Inisiatif ini menunjukkan model ekonomi sirkular dan pengelolaan sampah yang sukses di Indonesia.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Koperasi Tangsel Ubah Sampah Plastik Jadi Pendapatan Rp1,2 Miliar per Bulan

Model Pengelolaan Sampah yang Inovatif

Terletak di dekat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Tangerang Selatan, Koperasi Pemulung Berdaya (RBU) telah mengembangkan model bisnis yang berkembang pesat dengan fokus pada daur ulang sampah plastik. Koperasi ini mengolah 6 ton botol plastik setiap hari, menghasilkan pendapatan bulanan yang signifikan sebesar Rp1,2 miliar. Inisiatif ekonomi sirkular ini tidak hanya menciptakan nilai ekonomi tapi juga berkontribusi besar pada keberlanjutan lingkungan.

Efisiensi Operasional

Operasional koperasi ini meliputi beberapa tahap pengolahan:

  1. Penyortiran: Anggota koperasi menyortir botol plastik berdasarkan warna dan jenis
  2. Penghancuran: Plastik yang telah disortir dihancurkan menjadi potongan kecil
  3. Pemadatan: Plastik yang telah hancur dipadatkan menjadi bal
  4. Penjualan: Baik plastik hancur maupun bal yang dipadatkan dijual sebagai bahan daur ulang

Dampak Sosial

Koperasi ini menciptakan kesempatan kerja bagi penduduk lokal, termasuk pemulung dan pekerja pabrik pengolahan. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana pengelolaan sampah yang efektif dapat diubah menjadi aktivitas ekonomi yang berkelanjutan, memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat lokal.

Signifikansi Ekonomi

Dengan pendapatan bulanan mencapai Rp1,2 miliar, koperasi ini menunjukkan potensi pengelolaan sampah sebagai sektor ekonomi yang signifikan. Pendapatan kotor tahunan melebihi Rp14 miliar, menjadikan model ini sebagai solusi yang dapat diskalakan untuk wilayah lain yang menghadapi tantangan pengelolaan sampah serupa.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
9 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Circular EconomyWaste ManagementPlastic RecyclingCooperative Business

Key Events

1

Rp1.2 Billion Monthly Revenue Achievement

2

6 Tons Daily Plastic Processing Capacity

Timeline from 1 verified sources