Key insights and market outlook
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,43% menjadi 8.686,47 pada 16 Desember 2025. Analisis teknikal untuk 17 Desember merekomendasikan membeli BRIS pada kelemahan dengan support di Rp 2.200 dan resistance di Rp 2.430. BRIS ditutup di Rp 2.240, turun 2,18% hari itu. Indikator menunjukkan potensi downside terbatas dan kemungkinan reversal dari tren bearish ke bullish.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa positif pada 16 Desember 2025, naik 0,43% menjadi 8.686,47. Pergerakan pasar ini memberikan konteks untuk analisis saham individual, khususnya untuk PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).
BRIS ditutup di Rp 2.240 pada 16 Desember, mewakili penurunan harian 2,18%. Meskipun turun harian, indikator teknikal menunjukkan bahwa saham berada dalam fase downside terbatas dan berpotensi recovery dan breakout di atas garis resistance MA20, yang dapat menandakan reversal dari tren bearish ke bullish.
Berdasarkan analisis teknikal oleh Korea Investment dan Sekuritas Indonesia (KISI), rekomendasi untuk BRIS adalah 'Buy on Weakness'. Strategi ini menyarankan investor untuk mempertimbangkan pembelian BRIS pada level saat ini atau lebih rendah, mengantisipasi potensi rebound.
Setup teknikal menunjukkan bahwa BRIS mungkin mendekati titik kritis. Breakout di atas resistance MA20 di Rp 2.430 dapat mengkonfirmasi reversal tren, berpotensi menarik minat beli lebih lanjut. Sebaliknya, penurunan di bawah level support Rp 2.200 akan memerlukan evaluasi ulang tesis bullish.
Technical Analysis Recommendation
IHSG Market Movement