Key insights and market outlook
PT Telkom Indonesia (TLKM) mendapatkan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk melakukan aksi korporasi signifikan termasuk spin-off bisnis Wholesale Fiber Connectivity ke Infranexia Indonesia dan perubahan jajaran komisaris. RUPSLB menyetujui lima agenda penting, termasuk pengalihan aset ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia (Infranexia) dan perubahan anggaran dasar perusahaan.
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) telah berhasil mendapatkan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada 12 Desember 2025, untuk beberapa aksi korporasi signifikan. Rapat tersebut menyetujui lima agenda penting yang akan membentuk operasi dan struktur perusahaan di masa depan.
Keputusan untuk memisahkan bisnis Wholesale Fiber Connectivity ke Infranexia merupakan upaya restrukturisasi signifikan oleh Telkom. Langkah ini kemungkinan ditujukan untuk menciptakan entitas yang lebih lincah dan spesialis yang dapat fokus pada layanan konektivitas fiber. Spin-off ini diharapkan membawa beberapa manfaat, termasuk fokus operasional yang lebih baik dan potensi peningkatan minat investor pada entitas baru yang dibentuk.
RUPSLB juga menyetujui perubahan dalam jajaran komisaris, menandai pergeseran dalam struktur tata kelola perusahaan Telkom. Meskipun detail spesifik tentang komisaris baru tidak diungkapkan, perubahan ini kemungkinan akan membawa perspektif baru dalam proses pengambilan keputusan strategis perusahaan.
Aksi korporasi ini menunjukkan komitmen Telkom terhadap restrukturisasi strategis dan optimalisasi operasional. Pasar kemungkinan akan melihat langkah-langkah ini secara positif karena diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaan di sektor telekomunikasi.
Shareholder Approval for Spin-off
Corporate Governance Changes
Business Restructuring