Key insights and market outlook
Telkom Indonesia (TLKM) menghadapi tantangan dengan penurunan kinerja bisnis inti, mencatat pendapatan Rp 109,61 triliun dan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Rp 15,78 triliun per September 2025. Namun, rencana spin-off anak usaha perusahaan diharapkan menjadi katalis positif. Rekomendasi analis tetap favorable meskipun terjadi penurunan pendapatan 2,31% dan penurunan laba bersih 10,69% secara tahunan.
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melaporkan kinerja keuangan yang menantang pada sembilan bulan hingga September 2025. Perusahaan mencatat pendapatan Rp 109,61 triliun, menunjukkan penurunan 2,31% tahun-ke-tahun dari Rp 112,21 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada perusahaan induk juga menunjukkan kontraksi signifikan dengan penurunan 10,69% tahun-ke-tahun dari Rp 17,67 triliun menjadi Rp 15,78 triliun.
Meski menghadapi tantangan, Telkom Indonesia sedang melakukan respons strategis melalui rencana spin-off beberapa anak usaha. Langkah ini diharapkan menjadi pendorong utama pertumbuhan dan efisiensi operasional perusahaan ke depan. Strategi spin-off dipandang positif oleh analis, yang melihatnya sebagai cara untuk membuka nilai dan meningkatkan fokus pada segmen bisnis inti.
Analis tetap optimis dengan prospek Telkom Indonesia, mengutip potensi manfaat dari rencana spin-off. Meski kinerja keuangan saat ini menunjukkan penurunan, inisiatif strategis diharapkan dapat memposisikan perusahaan lebih baik untuk pertumbuhan di masa depan. Investor disarankan untuk memantau implementasi rencana ini dan dampaknya terhadap keuangan perusahaan.
Revenue Decline
Net Income Decrease
Spin-Off Announcement